Yamaha Mio S

Jelang Lebaran, Waspadai Peredaran Uang Palsu

  Kamis, 07 Juni 2018   Hengky Sulaksono
Ilustrasi -- Warga saat menukarkan pecahan uang. (Irfan Alfaritsi/AyoMedia)

TAWANG, AYOTASIK.COM--Momen-momen menjelang Lebaran selalu diwarnai dengan meningkatnya transaksi uang tunai. Bank Indonesia juga rutin mengeluarkan lembaran uang baru untuk memenuhi kebutuhan transaksi yang masif ini. Namun, warga perlu mewaspadai keberadaan uang palsu di tengah perayaan momen Lebaran.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji, menuturkan bahwa kemungkinan peredaran uang palsu ini selalu mengintai setiap saat, wabil khusus pada momen-momen perayaan hari besar, tak terkecuali Lebaran Idulfitri.

"Peredaran uang palsu ini mesti diwaspadai karena terjadi di mana-mana, saat belanja di warung, di pasar atau di mana pun," kata Heru kepada wartawan di Tasikmalaya, Kamis (7/6/2018) siang.

Walau demikian, Heru meminta agar masyarakat tak perlu terlampau risau dengan potensi ancaman tersebut. Pasalnya, kasus peredaran uang palsu di wilayah Priangan Timur terbilang minim.

Jika ada masyarakat yang menemukan indikasi keberadaan uang palsu, Heru meminta agar hal tersebut bisa segera dilaporkan kepada aparat kepolisian. Temuan tersebut bakal ditelisik lebih jauh agar akar peredaran bisa ditelusuri.

"Kami juga selalu melakukan edukasi secara intensif, sebulan, sampai dua atau tiga kali edukasi tentang uang palsu. Peran masyarakat itu penting dan diharapkan mereka bisa lebih cermat dalam membedakan uang asli dan uang palsu," kata Heru.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar