Yamaha Mio S

Mantan Pengamen, Ubah Sampah Menjadi Uang

  Rabu, 09 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
Irman Hirdasah. (Irpan Wahab Muslim/ayotasik).

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Mantan pengamen jalanan, Irman Hirdasah, warga Kalawagar Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya tergerak hatinya saat melihat lingkungan dipenuhi dengan sampah. Dari gerakan hati itu, pria kelahiran Sukabumi tahun 1973 itu membuka Bank Sampah Berseka (BSB) di lingkungan tempat tinggalnya.

Gagasan mengelola bank sampah itu, didorong karena melihat sampah sering menumpuk di beberapa titik di wilayah Desa Cintaraja. Berbekal pemahaman pengelolaan bank sampah, ayah tiga anak ini memulai melakukan aksi penyelamatan dilingkungan diwilayahnya.

"Awalnya saya lihat banyak sampah di lingkungan kampung. Akhirnya saya terpikir membuat bank sampah. Dengan bantuan teman-teman, alhamdulilah semua bsa berjalan dalam dua bulan. Sekarang perekonomian warga juga terangkat," kata Irman, Rabu (9/1/2019) siang.

Selain mengurangi volume sampah di desanya, keberadaan Bank Sampah Berseka (BSB) itu mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Masyarakat juga semakin sadar menjaga lingkungan mereka dari sampah yang berserakan.

"Kami hargai sesuai dengan jenis sampah, kalau plastik kami hargai lima ribu sampai delapan ribu rupiah perkilogram. Ini sangat berdampak pada lingkungan dan pada peningkatan penghasilan warga,"ujarnya.

Keberhasilan membangun dan mengelola bank sampah, Irman mendapatkan penghargaan berupa piala dan piagam sebagai pemuda pelopor pemerdayaan masyarakat dalam bidang bank sampah pada Agustus 2016.

"Itu menjadi dorongan dan suntikan semangat bagi saya pribadi untuk terus berkarya berbuat nyata ditengah masyarakat." ungkapnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar