Yamaha Mio S

Pencetakan Sawah Baru Jadi Solusi Alih Fungsi Lahan

  Jumat, 11 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
alih fungsi sawah jadi perumahan. (Irpan Wahab Muslim/ayotasik).

PADAKEMBANG, AYOTASIK.COM--Pembangunan perumahan di Kabupaten Tasikmalaya yang menggunakan lahan produktif menjadi ancaman bagi ketersediaan pangan. Hal itu diakui Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Syahroni.

Meski belum ada data pasti pengurangan lahan produktif terutama area persawahan, namun Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan memastikan, setiap tahun alih fungsi lahan terus terjadi.

Dari pantauan di lapangan, alih fungsi lahan terjadi di kampung Cikembang Desa Cilampung Hilir Kecamatan Padakembang. Lahan pesawahan saat ini sudah dilakukan pemadatan. Dari penuturan Rahmat Saleh (34) warga sekitar, di area persawahan tersebut akan dibangun perumahan.

"Sejauh ini informasi yang beredar di masyarakat akan dijadikan perumahan. Tapi ada juga yang menyebutkan untuk pusat pembelanjaan," kata Rahmat, Jumat (11/1/2019).

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya Roni Ahmad Syahroni mengakui, banyak lahan produktif terutama area persawahan yang beralih fungsi menjadi perumahan, perkantoran maupun industri. 

"Kita tidak menutup mata akan alih fungsi lahan tersebut. Tetapi kami terus berupaya agar tidak berdampak pada ketersediangan pangan," kata Roni.

Salah satu upaya mengganti area persawahan yang berubah fungsi, kata Roni, pihaknya dibantu TNI sudah melakukan pencetakan sawah baru. Sejak tahun 2016, pencetakan sawah baru mencapai 323 hektare.

"Tahun 2016 itu 100 hektare, tahun 2017 123 hektare dan tahun 2018 kemarin 100 hektare. Alhamdulilah itu sudah selesai dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Roni.

Pencetakan sawah itu, tersebar di wilayah selatan Tasikmalaya diantaranya Kecamatan Cikatomas, Cikalong, Pancetangah dan Kecamatan Cipatujah.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar