Yamaha Mio S

Kaum Milenial Diajak Sukseskan Sefety Riding

  Sabtu, 12 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
Kaum Milenial Diajak Sukseskan Sefety Riding

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM – Masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, Satlantas Polres Tasikmalaya melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya dengan merangkul sejumlah komunitas motor di Kabupaten Tasikmalaya mensosialisasikan bagaimana berkendara dan berlalu lintas yang benar dan aman serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas khususnya di kalangan milenial.

Kapolres Tasikmalaya AKBP. Doni Eka Putra melalui Kasat lantas Polres Tasikmalaya AKP. Haryono menuturkan, pihaknya sengaja merangkul komunitas motor yang kebanyakan diisi oleh generami muda atau milenial. Mengingat angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tasikmalaya kebanyakan didominasi oleh kaum milineal berusia antara 17 hingga 35 tahun.

“Kita sengaja merangkul club motor mensosialisasikan safety riding dan tertib lalu lintas. Karena hamper 60 persen pelanggaran dan kecelakaan lalin didominiasi oleh usia muda. Kami ingin menyelamatkan generasi muda," kata Haryono, Sabtu (12/1/2019) sore.

Program sosialisasi yang diberi tema Millenial Road Safety Festival itu, lanjut Haryono yakni memberdayakan kaum milenial untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta menekan angka kecelakaan ( road safety to zero accident).

"Terbentuknya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial, dibuktikan dengan adanya peningkatan kualitas keselamatan di jalan dan menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan. Kegiatan ini juga untuk membentuk relawan lalu lintas milenial Kabupaten Tasikmalaya dan juga mempererat hubungan kedekatan antara polisi lalu lintas dengan generasi milenial," papar Haryono.

Berdasarkan data Satlantas Polres Tasikmalaya, kejadian laka lantas di tahun 2018 sebanyak 112 kejadian, atau mengalami kenaikan sebanyak 3 kejadian yang mengakibatkan 63 orang meninggal dunia, 38 orang mengalami luka berat dan 100 orang luka ringan dengan jumlah kerugian sebanyak Rp 213.850.000.

Sementara tahun 2017 lalu, dari 109 kejadian laka lantas, terdapat korban sebanyak 77 orang meninggal dunia, 12 orang luka berat dan 92 orang luka ringan dengan jumlah kerugian mencapai Rp 114.500.000.

“Kenaikan juga terjadi pada kasus pelanggaran lalu lintas sebanyak 146 kasus atau 0,64 persen. Tahun 2017 tercatat sebanyak 22.794 pelanggaran dan meningkat di tahun 2018 menjadi 22.940 pelanggaran,” kata Haryono.

Tahun 2019 ini, lanjut Haryono, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan dinas/instansi terkait untuk melakukan evaluasi bersama dan menggencarkan sosialisasi atau himbauan kepada masyarakat, untuk mencegah terjadinya peningkatan pelanggaran lalin.

Sosialisi Millenial Road Safety Festival itu pun mendapatkan sambutan dari Ketua Paguyuban Otomotif Kabupaten Tasikmalaya (POKT) Vera Sofia. Ia menuturkan, sosialisasi safety riding sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama generasi milenial. Terlebih diakui vera, generasi milenial ada yang belum faham tentang tertib berlalu lintas.

“Kami terus melakukan kordinasi dengan kepolisian, karena diakui ada beberapa rekan kami yang belum mengantongi SIM dan belum faham tentang tertib berlalu lintas,” pungkas Vera.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar