Yamaha Mio S

Tekanan Pers Perlu untuk Pengambilan Kebijakan Pemerintah

  Rabu, 23 Januari 2019   Adi Ginanjar
Gubernur DKI Anies Baswedan, M.Ihsan (moderator), Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sudiyanto, saat seminar di Jakarta, 22/1/2019. (Foto: PWI/Dias)

JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, untuk mengambil suatu keputusan masih tetap berpegang pada informasi dari media massa nasional terbitan Jakarta daripada media sosial.  

"Percakapan riuh rendah di media sosial seringkali remeh temeh, dan bukan yang dipikirkan okeh masyarakat Jakarta sehari-hari, yaitu air bersih, transportasi, harga kebutuhan pokok (beras, telur, ayam, daging, dan lainnya), dan lapangan pekerjaan," ujarnya melalui keterangan.

Sebaliknya di Bogor, Wali Kota Bima Arya Sugiarto menyatakan dalam melakukan tugas dan mengambil keputusan sehari-hari justru lebih banyak mendengar suara media sosial, daripada media massa lokal. 

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengakui media massa kini sedang memasuki ambang transisi akibat kemajuan teknologi digital. 

Untuk menjawab tantangan teknologi itu, maka para wartawan profesional harus memahami teknologi dan model jurnalisme yang mengarah pada konvergensi serta multiplatform. 

"Karena itu program peningkatan profesionalitas melalui uji kompetensi dan sertifikasi wartawan menjadi penting. Setiap media dituntut mengembangkan visi misi futuristik yang bisa melampaui zaman," katanya. 

Di era transisi menuju teknologi 4.0, media massa harus bertransformasi dari penadah iklan menjadi pengembang iklan. 
Saat ini masih banyak media didirikan hanya untuk menarik jatah dana APBD dari pemda-pemda. 

Justru Memerlukan Tekanan Pers

Kembali ke Anies. Dia mengatakan Jakarta memerlukan media yang memiliki irisan untuk pengambilan keputusan.

Anies mengaku dalam memimpin Jakarta selama satu tahun tidak lepas dari berbagai kritik.

"Pemerintah (DKI Jakarta) perlu mendapat tekanan dari media massa maupun media sosial, dengan tema-tema yang penting dan mendasar," ujarnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar