Yamaha Mio S

Dua Warga Kabupaten Tasik Meninggal Akibat DBD

  Senin, 11 Februari 2019   Irpan Wahab Muslim
(Pixabay.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Selama dua bulan terakhir, sedikitnya 29 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Kabupaten Tasikmalaya. 22 kasus diantaranya terjadi pada bulan Januari dan 7 kasus lainnya pada bulan ini terhitung hingga tanggal 10 Februari kemarin. Dari jumlah itu, paling banyak terjadi di Kecamatan Manonjaya 5 kasus dan Sukarame 5 kasus.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, akibat penyakit DBD tersebut, 2 pasien dinyatakan meninggal dunia yakni warga Kecamatan Manonjaya. Rata rata, DBD menyerang usia 15 hingga 44 tahun.

AYO BACA : 12 Warga Kabupaten Tasik Terjangkit DBD

Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Faisal soeparyanto melalui Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit Atang menuturkan, data tersebut didapatkan berdasarkan laporan dari Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas.

"Kasus DBD menyerang perempuan 16 orang dan laki laki 13 orang. 2 orang meninggal tapi kita belum dapat identitasnya," kata Atang kepada wartawan, Senin (11/2/2019).

AYO BACA : Peralihan Cuaca, Warga Diminta Waspada

Dengan adanya kasus DBD itu, lanjut Atang, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, membersihkan pekarangan rumah dari genangan air.

"Kalau fogging itu salah satu upayanya, tapi yang paling penting itu membasmi sarang jentik nyamuk dan penerapan pola hidup bersih dan sehat," pungkas Atang.

Pola hidup bersih dan sehat, tambah Atang, harus diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini untuk menghindari mewabahnya penyakit terutama penyakit DBD.

AYO BACA : Waspada! Nyamuk Demam Berdarah Gentayangan Pukul 08.00-10.00

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar