Yamaha Aerox

Polres Tasikmalaya akan Tembak di Tempat Perusuh Pemilu

  Senin, 15 April 2019   Irpan Wahab Muslim
Apel Pergeseran Pasukan Ops Mantap Brata Lodaya 2019, Senin (15/4/2019). (Irpan Wahab Muslim/Ayo Media Network)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM - Kepolisian Polres Tasikmalaya menyatakan siap menembak di tempat siapapun yang melakukan kerusuhan dan menganggu jalannya pencoblosan saat pemilu berlangsung pada 17 April mendatang. Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra mengatakan petugas akan berjaga di tempat pemungutan suara (TPS) dengan jarak 20 meter sesuai dengan perintah Kapolri. 

"Jika mengancam keselamatan masyarakat, jelas sesuai intruksi dari pimpinan kita akan tembak ditempat. Siapapun itu tanpa pengecualian, " ujar Dony, setelah memimpin Apel Pergeseran Pasukan Ops Mantap Brata Lodaya 2019, Senin (15/4/2019).

Saat disinggung soal tingkat kerawanan, Dony menambahkan, semua titik mempunyai potensi kerawanan yang berbeda. Ia menegaskan, petugas kepolisian akan melaksanakan pengamanan dengan baik dan saat ini pihaknya tengah fokus pada pengamanan di masa hari tenang.

"Saat ini kita fokus pada pengamanan kampanye terselubung atau kegiatan yang mengarahkan pada salah satu calon. Tapi kami tegaskan lagi, kita akan tembak di tempat jika ada pengurus yang mengancam jiwa masyarakat, " ungkap Dony.

Polres Tasikmalaya menerjunkan sedikitnya 577 personel kepolisian, 69 personel TNI kesatuan Zipur, dan 38 Anggota Brimob Polda Jawa Barat (Jabar) dalam pengamanan jalannya pemilu. Petugas gabungan itu akan disebar di 3.608 TPS.

Dony berharap tim gabungan yang dikerahkan dapat menjaga pemilu agar berjalan dengan aman.  "Kita di back up oleh TNI dan Brimob Polda Jabar. Mudah mudahan berjalan dengan lancar dan aman, " papar Dony.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar