Yamaha Aerox

Galunggung Jadi Fokus Penataan Wisata

  Senin, 17 Juni 2019   Irpan Wahab Muslim
Pemandian Air Panas Galunggung. (Irpan wahab/ayotasik).

MANGUNREJA,AYOTASIK.COM--Banyaknya keluhan dari masyarakat di media sosial terkait kondisi Objek Wisata Galunggung. Keluhan tersebut, mulai dari banyaknya tiket masuk serta minimnya fasilitas di Objek wisata andalan di Kabupaten Tasikmalaya tersebut.

Kondisi tersebut, diakui Kasi Pengembangan dan Analisis Pasar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya Nono Kurniawan. 

Menurut Nono, banyaknya biaya tiket masuk di Objek wisata Galunggung karena ada dualisme pengeloaan, yakni Pemkab Tasikmalaya dan Perhutani. Saat memasuki Objek wisata Galunggung, pengunjung diminta beberapa kali tiket mulai dari tiket masuk yang dikelola pemkab dan tiket menuju kawah yang dikelola perhutani.

"Kita juga tahu ada keluhan itu. Kita pernah satukan tiket masuk jadi sekali bayar tapi masyarakatnya mengeluh tiket masuk mahal," ujarnya, Senin (17/6/2019).

Dengan kondisi itu, pihaknya saat ini fokus menata objek wisata Galunggung mulai dri fasilitas, penataan tiket masuk. dan infrastruktur penunjang lainnya. Untuk Fasilitas, Pemkab Tasikmalaya mendapatkan Anggaran dari Provinsi, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Sementara untuk penataan tiket, pihaknya akan mengirimkan surat ke Perhutani untuk pengambil alihan wahana wisata yang ada di Perhutani. Jika pengajuan itu dikabulkan, maka Pemkab Tasikmalaya leluasa dalam mengelola objek wisata Galunggung. 

"Sesuai RPJMD, kita fokus pada dua objek wisata, yakni Galunggung dan karangtawulan di Cipatujah. Kita akan maksimalkan anggaran yang didapat," tegasnya. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar