Yamaha Aerox

Tanggulangi ODF, Pemkab Tasik Gelontorkan Puluhan Miliar

  Kamis, 11 Juli 2019   Irpan Wahab Muslim
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak main-main untuk mengejar target tahun 2019 bebas Open Defaction Free (ODF) alias Buang Air Besar sembarangan (BABs). Keseriusan itu dibuktikan dengan menyalurkan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk 351 Desa senilai Rp52 miliar. Selain untuk mendorong percepatan bebas ODF, anggaran diluar Alokasi Dana Desa (DD) itu disalurkan juga untuk menyelesaikan permasalahan sosial di Masyarakat.

“Ada beberapa persoalan yang harus dikerjakan secara bergotong royong. Kalau hanya dikerjaan oleh pemerintah Kabupaten itu tidak akan sukses, " ujar Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).

BABs, diakui Ade, menjadi persoalan sosial yang sudah krusial di daerahnya. Hal itu terlihat dari jumlah desa keseluruhan Tasikmalaya, yang terbebas dari BABs baru mencapai 120 desa.

“Sementara tahun ini, kita ditarget seluruh desa bebas ODF 100%. Ini harus dilakukan secara bersama sama. Peran pemerintahan desa dalam mencapai target itu sangat penting, " tambah Ade.

Jika persoalan BABs ini tidak selesai 100% pada tahun 2019, kemungkinan Pemkab Tasikmalaya akan diberi sanksi dari pemerintah pusat melalui pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 20 persen. Ade pun berharap peran serta masyarakat dalam mensukseskan target bebas ODF.

"Masyarakat harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan merubah prilaku atau kebiasaan membuang air besar secara sembarangan," tandasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar