UMKM Binaan bank bjb Sukses Ekspor Produk ke Luar Negeri

- Rabu, 28 September 2022 | 12:58 WIB

AYOTASIK.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten Tbk (bank bjb) kembali sukses melahirkan UMKM binaan yang mampu mengekspor produk ke luar negeri. Kali ini, dalam acara Apel Gabungan yang dilaksanakan di lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Senin 26 September 2022, telah dilaksanakan kegiatan pelepasan perdana produk UMKM untuk ekspor ke Malaysia, yaitu sale pisang oleh eksportir Kurniawan Seviyana.

Kegiatan pelepasan perdana produk UMKM binaan bank bjb untuk ekspor ke Malaysia tersebut dilepas langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dan turut menyaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, para kepala SKPD, BUMD, Branch Business UMKM bank bjb KC Garut, Manager Sentra UMKM Priangan Timur bank bjb beserta seluruh peserta apel.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, menjelaskan pihaknya akan selalu mendukung apa yang menjadi rencana-rencana dari pihak Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kabupaten Garut. Pihaknya juga bekerjasama berkolaborasi dengan Indag untuk memajukan UMKM dengan dukungan maksimal.

"Kegiatan ini merupakan salah satu dukungan dan pelaksanaan program bank bjb, yaitu bjb Go Global, dimana bank bjb mendorong pelaku UMKM binaan untuk memasarkan produknya ke luar negeri," ujar Widi.

Widi mengatakan kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memotivasi pelaku UMKM baik binaan bank bjb atau pelaku UMKM lainnya untuk ikut serta memasarkan produk unggulannya ke luar negeri, sehingga pada masa pasca pendemi ini perekonomian kabupaten Garut dapat lebih menggeliat lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Rudy Gunawan mengatakan bahwa ekspor produk Garut ke luar negeri merupakan sebuah peluang yang sangat terbuka lebar. Namun ia mengingatkan bahwa pasar ekspor ini memiliki banyak pesaing yang luar biasa, dari mulai sisi kualitas, harga, dan dari sisi kontinuitas. Sehingga ia berharap dinas terkait bisa memberikan sesuatu pandangan mengenai ekspor ini.

"Tentu saya memberikan penghargaan kepada dinas teknis yang telah memberikan usaha-usaha untuk pemasaran baru di luar negeri, tinggal dianalisis apakah mempunyai keuntungan besar, apakah bisa bertahan atau tidak, tetapi bagaimanapun ini adalah usaha yang luar biasa patut kita apresiasi dan kita kembangkan terus untuk usaha-usaha lain. Saya berharap peluncuran ekspor perdana sale pisang ke Malaysia ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut," kata Rudi sebagaimana dikutip dari Jabarprov.go.id.

Direktur PT Lestari International Group selaku pihak eksportir, Kurniawan Seviyana, mengatakan untuk ekspor perdana ini akan mengirimkan 2.600 bal sale pisang dengan nilai order sebesar Rp416 juta per minggu dan ketika ditotalkan nilai orderannya dapat mencapai angka Rp1,7 miliar.

"Alhamdulilah sekarang kita bisa ekspor langsung, khususnya sale dari Garut full satu kontainer, di mana sebelumnya kita itu cuma beberapa produk aja yang di Garut yang kita ambil, biasanya kita ekspor di Ciamis. Tapi mulai Insya Allah nanti hari Rabu kita dimulai ekspor perdana dari Garut, ini kita rencana kontinyu," katanya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X