Kejari Kabupaten Tasikmalaya Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Jaminan Kredit Fiktif CIJ

- Jumat, 30 September 2022 | 19:50 WIB
Ilustrasi korupsi (cdn.klimg.com)
Ilustrasi korupsi (cdn.klimg.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya terus aktif melakukan penyidikan dugaan korupsi dengan modus Jaminan Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif yang diajukan CV Parpekta Jaya, CV Malabar dan CV Tridisaindo kepada BPR Cipatujah Jabar Persiroda (CIJ) hingga menelan kerugian Negara sekitar Rp. 5 Miliar.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah mengatakan, pihaknya sudah memeriksa dua saksi yakni dari perusahaan penerima kredit dan juga dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

"Saat ini sudah dua saksi dari Pemkot dan CV untuk saksi," kata Hasbullah.

Baca Juga: Terkait Jaminan SPK Bodong CIJ, Ini Kata Wabup Tasik

Saat ini, lanjut Hasbullah, pihaknya masih terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi SPK fiktif itu.

"Nanti kita reles ya, sementara tim masih terus melakukan pendalaman dan penyidikan," kata Hasbullah.

Sementara itu, Mantan Kepala PD. BPR BKPD Taraju, Teten Sudirman mengatakan, Kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan jaminan Kredit berupa Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif yang terjadi di PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Cipatujah Jabar Persiroda atau Bank CIJ, dinilai ganjil dalam dunia perbankkan.

Hal itu, karena pemberian kredit bisa diloloskan tanpa adanya verifikasi atau kroscek lapangan. Jika verifikasi ini dijalankan, maka sudah barang tentu kecolongan kerugian negara hingga Rp 5 miliar di BUMD milik Pemkab Tasikmalaya tersebut tidak akan terjadi.

Baca Juga: Pengrajin Tahu Putar Otak Ditengah Mahalnya Harga Kedelai

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

Kurang Dari 6 Jam, Tasik Diguncang 3 Kali Gempa

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:01 WIB

Gempa Garut Rusak Rumah Lansia di Tasikmalaya

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:35 WIB

Kota Tasikmalaya Diguncang Dua Kali Gempa

Minggu, 4 Desember 2022 | 09:46 WIB

Gempa Garut Dirasakan Di Tasikmalaya, Warga : Kaget

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:09 WIB
X