Yamaha

Saksi Paslon Nomor Urut 1 dan 3 Walkout dari Rapat Pleno Rekapitulasi

  Rabu, 22 Februari 2017   Andres Fatubun
Ilustrasi.

TASIK, AYOTASIK.COM -- Insiden kembali terjadi dalam rapat pleno rekapitulasi hasil hitung suara tingkat KPU di Tasikmalaya. Di tengah berjalannya acara, saksi dari pasangan calon nomor urut 1 dan 3 walk out atau meninggalkan acara.

Ketua tim koalisi pemenangan paslon nomor urut 3 Miftah Fauzi mengatakan agenda rekapitulasi ini prematur sekali. Sebab, rekapitulasi itu sendiri bisa dihitung jika ada pemilih.

"Problemnya adalah ada jumlah DPT yang tidak rasional,"katanya kepada wartawan, Rabu (22/2/2017).

Ia menuturkan hal itu menjadi tidak rasional karena ditemukan surat keterangan yang dikeluarkan kecamatan dan disdukcapil ada ketidaksesuaian. Sehingga, kami mengindikasi ada kecurangan.

"Lalu ASN banyak yang terlibat. Tercatat ada 3 kecamatan yaitu kecamatan cipedes, purbaratu dan satu lagi saya lupa. Di sana terjadi pencoblosan oleh anggota KPPS untuk paslon nomor urut 2,"ucapnya.

Ia menyatakan sebagai hak politik, pihaknya mengambil keputusan tidak akan menandatangani hasil rekapitulasi ini dan akan melakukan gugatan ke MK.

"Sampai kapanpun akan saya gugat. Sampai titik darah penghabisan,"ketusnya.

Menurutnya, bukan masalah jumlahnya yang bermasalah. Tapi, sumber suaranya yang akan dituntut. Sebab, kami punya bukti.

"Kalau enggak ada bukti buat apa, malu kita beginian juga,"tutupnya. (Fajar Sukma).

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar