Yamaha

Gantungkan Perekonomian Desa dari Lapang Sepak Bola

  Senin, 14 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
Lapangan Sepakbola berstandar FIFA di Desa Cisayong. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

CISAYONG, AYOTASIK.COM--Pemerintah Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya menata ulang lapangan sepak bola lodaya saksi. Penataan ulang lapangan sepak bola yang sudah ada sejak 20 tahun lebih itu menggunakan Dana Desa (DD) sebesar Rp 1,4 miliar. Hasilnya, lapangan sepak bola kebanggaan warga Desa Cisayong itu pun berstandar Federation Of International Football Association (FIFA).

Penataan ulang lapangan sepak bola itu dilakukan pada tahun 2017. Awalnya, niatan pemerintahan desa mendapatkan penolakan dari sebagian masyarakat. Karena dinilai tidak akan bisa meningkatkan pemasukan kepada keuangan desa. Penolakan itu juga didasari anggapan penataan lapangan sepak bola tidak begitu penting jiga dibandingkan pembangunan infrastruktur desa.

AYO BACA : Pemkab Tasik Wacanakan Penambahan Suntikan Dana Desa

“Kalau pro kontra itu sudah hal biasa, tapi kami mencoba memberikan pemahaman kepada masyarakat yang menolak, kami tawarkan konsepnya dan alhamdulilah akhirnya masyarakat mendukung penuh,” kata Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin, Senin (14/1/2019).

Kerja keras dan ide pemerintah desa itu, lanjut Yudi saat ini bisa dirasakan hasilnya. Pemasukan desa bertambah hamper 50 persen dari lapangan sepak bola. Pemerintah desa membuka bagi siapapun masyarakat atau pemilik club sepak bola untuk memakai lapangan lodaya saksi, tetapi tentunya dengan membayar sejumlah uang sewa.

AYO BACA : Belum bebas ODF, Pemkab Tasik Ancam Tunda Pencairan Dana Desa

“Kalau dulu, itu paling dipakai pasar malam, dipakai latihan atau belajar mobil. Pemasukan mencapai Rp 25 juta per tahun. Tapi sekarang alhamdulilah dari penyewaan lapangan dalam satu bulan lebih kita bisa mengantongi Rp 60 juta,” Tambah Yudi.

Melihat kondisi lapangan sepak bola lodaya sakti sekarang yang bisa menghasilkan pemasukan untuk Desa, kata Yudi, pihaknya optimis bisa menopang pembangunan di desa Cisayong dengan mengandalkan lapangan sepak bola lodaya sakti.

“Pemasukan juga bertambah ke desa. Perekonimian warga terbantu dengan banyaknya warga yang bermain bola disana,” pungkas Yudi.

Penataan ulang lapangan sepak bola lodaya sakti itu pun diapresiasi tokoh masyarakat Desa Cisayong  Asep Nurkadarisman. Asep mengaku masyarakat sangat terbantu  dengan lapangan lodaya sakti saat ini. Karena banyaknya masyarakat yang bermain bola dan berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Masyarakat ada yang jualan minuman, jadi perekonomian warga bisa terbantu. Syukur kedepannya dari lapangan ini muncul bibit atlet sepak bola professional yang bisa membanggakan negera dan bangsa,” kata Asep.

AYO BACA : Tim Peninjau Pemprov Jabar Evaluasi Desa P2WKSS Kabupaten Tasik

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar