Yamaha

ASN Harus Jadi Pemersatu

  Kamis, 04 April 2019   Irpan Wahab Muslim
ASN harus jadi pemersatu. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM—Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang berada di Pemkab Tasikmalaya harus menjadi pemersatu bangsa.

Selain melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, ASN pun harus memiliki kesadaran diri bahwa menjaga negara, menjaga pemerintahan, dan menjaga pimpinan dengan segala bentuk heterogenitasnya serta permasalahannya menjadi tanggung jawabnya.

"Kesadaran kepada bangsa ini harus ditanam sedapat mungkin. Karena mereka lain (CPNS), mereka insan-insan yang terpilih menjadi abdi negara dan di beri fasilitas gaji dan pensiun oleh negara. Oleh karenanya, rasa kenegarawannya harus jauh lebih tinggi," kata Ade seusai menghadiri pembinaan CPNS tenaga pendidik Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya di Gedung Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/4/2019).

Dari segi perilaku, Ade berpesan agar para calon pendidik memiliki pikiran, ucapan, dan langkah yang baik. Jangan sampai mereka salah berprilaku yang malah menjerumuskan diri dan kariernya. Dirinya pun percaya karena CPNS yang sudah terpilih melalui seleksi yang ketat saat ini jauh dari segala bentuk nepotisme, sogok menyogok dan prilaku jelek lainnya.

"Saya yakin dan percaya, ASN yang hasil seleksi ketat bakal menjadi pengabdi negara yang baik pula," papar Ade.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana mengatakan, jumlah CPNS yang masuk tahun ini sebanyak 296 orang, yang terdiri atas 151 kategori umum dan 118 dari K2. Ia meminta seluruh CPNS yang baru masuk harus profesional dalam menjalankan tugas. Dalam beberapa bulan kedepan pihaknya terus melakukan pemantauan, guna menilai kinerja dari para CPNS. 

"Kita sampaikan, CPNS yang terpilih ini merupakan anugerah dari Allah SWT dan harus bisa berkiprah di dunia pendidikan secara baik. Termasuk nanti berkompetitif, karena ini masih CPNS. Nanti naik ke PNS dan harus ditingkatkan lagi," jelas Dadan. 

Melihat dari kebutuhan PNS tenaga pendidik di kabupaten Tasikmalaya, Dadan mengatakan, masih sangat kurang. Jika ditotalkan jumlahnya bisa mencapai 5000 lebih. Bahkan, Dadan menambahkan, bila dalam satu sekolah jumlah PNS-nya hanya ada 2 atau 3 orang saja, sisanya merupakan tenaga honorer.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar