Yamaha Aerox

Bekraf di Daerah Akan Dorong Peningkatan Industri Kreatif

  Selasa, 23 April 2019   Irpan Wahab Muslim
Seorang pengrajin saat membuat kreasi payung geulis di Tasikmalaya. (Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Tasikmalaya, merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang kaya akan Industri kreatif, di antaranya Bordir, Kerajinan Payung Geulis, Kelom Geulis, Kerajinan Mendong, Kerajinan Bambu dan lainnya. Namun diakui atau tidak, potensi industri kreatif itu belum terolah secara baik.

Namun seiring dengan kerjasama Pemprov Jawa Barat dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) diyakini akan mampu membawa kejayaan industri kreatif di Tasikmalaya. Terlebih nantinya, Badan Ekonomi Kreatif tingkat daerah akan dibentuk di 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Tasikmalaya Heri Sogiri mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik hadirnya Bekraf tingkat daerah. Apalagi, di Kabupaten Tasikmalaya banyak produsen kerajinan atau industri kreatif.

AYO BACA : Kerajinan Bisa Dongkrak PAD

"Kita sangat menyambut baik, di kita itu banyak produsen industri kreatif, tetapi disisi lain kita belum ada exportir. Dengan hadirnya Bekrat daerah mungkin bisa membantu dalam pemasaran ke luar negeri, " papar Heri melalui sambungan telepon, Selasa (23/4/2019).

Adapun barang barang hasil industri kreatif dari Kabupaten Tasikmalaya yang saat ini menembus pasar Internasional, lanjut Heri, yakni berkat bantuan pihak ketiga atau perusahaan yang ada di luar Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga pemerintah daerah tidak mendapatkan keuntungan apapun dari penjualan itu.

"Mudah mudahan nanti dengan fasilitasi Berkaf akan menghimpun pelaku usaha dikita dan ada yang menghimpun atau memfasilitasi export. Jadi kita mendapatkan PAD, " papar Heri.

AYO BACA : Kerajinan Batu Onik Jalan di Tempat

Heri menambahkan, barang barang hasil industri kreatif Kabupaten Tasikmalaya yang sudah export diantaranya Kerajinan Bambu, Bordir, dan Alas Kaki. 

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Usaha Kecil Menengah Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya Muhammad Firmansyah. Pihaknya menyambut baik MoU Pemprov Jawa Barat dengan Badan Ekonomi Kreatif. Karena akan ikut dalam mengembangkan ekonomi kreatif melalui pembinaan dan membuka akses kerjasama dengan beberapa lembaga terkait.

"Kami sangat menyambut baik, meskipun saat ini kabar tersebut belum kami terima pasti. Tapi yang jelas akan membantu dalam pengembangam induatri kreatif yang nantinya akan menjmbuhkan perekonomiam masyarakat," pungkas Muhammad Firmansyah.

Sambutan positif lainnya dilontarkan Aceng Samsudin salah seorang pelaku industri kreatif alas kaki di Kota Tasikmalaya. Dia menilai, dengan adanya Badan Ekonomo Kreatif diharapkan mampu menjawab kegelisahan para pengusaha terutama pada pengembangan usaha, permodalan serta akses pemasaran.

"Diharapkam juga mampu mengendalikam harga bahan baku yang memang setiap bulan hampir terus naik. Kami inginkan ada pengawasan harga bahan baku," pungkas Aceng.

AYO BACA : Industri Kerajinan Rajapolah Tak Berkembang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar