Yamaha

Inspektorat Kabupaten Tasik Perkatat Pengawasan

  Jumat, 26 April 2019   Irpan Wahab Muslim
Inspektur Kabupaten Tasikmalaya Iwan Saputra. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM—Inspektur Kabupaten Tasikmalaya Iwan Saputra mengatakan, Pemkab Tasikmalaya sudah menerapkan Manajemen Berbasis Resiko (MBR) dalam jalannya roda pemerintahan. Dengan begitu, setiap kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus mengetahui setiap perencaaan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Hal ini, kata Iwan, sebagai upaya mencegah terjadinya penyelewengan dan tidak beresnya pekerjaan atau program, kepala SKPD mempunyai kewenangan penuh terhadap kinerja pegawai di bawahnya.

"Terutama dari aspek risiko. Kalaupun misalkan pekerjaan atau program itu bersiko tinggi, mereka harus berkordinasi dengan pengawas internal pemerintah dalam hal ini inspektorat," papar Iwan kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).

Dengan penerapan MBR itu, lanjut Iwan, hal-hal yang mengarah pada pelanggaran, baik administrasi maupun pidana atau penyimpangan dari aturan, bisa diantisipasi sejak awal. 

"Artinya di sini ada deteksi dini, kalaupun ada indikasi penyimpangan bisa segera diperbaiki dan dilakukan pembenahan di internal pemerintahan," tambah Iwan.

Sebagai kepala pengawasan internal pemerintahan, Iwan mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Tasikmalaya untuk selalu taat aturan dalam setiap pekerjaan. 

"Jangan sekali-kali mereka-reka aturan atau merekayasa untuk keluar dari aturan. Patuh dan taat pada aturan insyaallah akan selamat," pungkas Iwan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar