Yamaha

Bupati Tasik Akan Jatuhkan Sanksi Keras Bagi ASN Calo Jabatan

  Sabtu, 04 Mei 2019   Fira Nursyabani
Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto. (Irpan Wahab Muslim/ayobandung.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Dalam waktu dekat, Pemkab Tasikmalaya akan menggelar rotasi, mutasi dan promosi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Rencana itu, disinyalir dilakukan karena maraknya oknum-oknum calo jabatan yang kini melakukan pendekatan secara pribadi kepada Bupati Tasikmalaya. 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menegaskan, dirinya menjamin tidak akan pernah ada ruang terhadap praktek percaloan dalam penentuan rotasi, mutasi atau promosi di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. 

"Jika memang ada, silahkan laporkan ke saya langsung. Bagi mereka yang terbukti secara meyakinkan terlibat praktik percaloan  baik yang menyogok atau disogok, akan diproses secara hukum, di samping sanksi kepegawaian kategori pelanggaran berat bagi oknum ASN. Hal ini juga berlaku untuk urusan Pegawai Penerintah dengan Perjajian Kerja (P3K)," tegas Ade, Sabtu (4/5/2019). 

Bupati yang mempunyai hak dalam rotasi dan mutasi terang Ade, akan menggodok setiap pejabat/orang malalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) serta usulan setiap atasan langsung dari masing-masing pegawai akan menjadi pertimbangan utama. 

"Saya pastikan, tidak ada lagi rotasi, mutasi apalagi promosi pejabat, tanpa mendengar usulan dan pendapat atasan langsungnya. Hal itu karena atasan langsung dari pejabat/oranglah yang akan memberi dan bertanggung jawab terhadap sasaran kerja pegawai (SKP) setiap pegawainya," tutur Ade. 

Hal itu, dimaksudkan agar displin pegawai, ketaatan dan kepatuhan pegawai terhadap atasannya, kembali tegak. "Tidak ada istilah ujug-ujug. Karena merasa dekat  dan kenal dengan Bupati, apalagi mengandalkan calo, rotasi, mutasi dan promosi bisa diatur sakarepmu," ungkap Ade.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar