Yamaha Aerox

Mitos Situ Gede, Penarik Perahu Harus Hati-Hati

  Sabtu, 08 Juni 2019   Irpan Wahab Muslim
Situ Gede

MANGKUBUMI, AYOTASIK.COM--Berwisata di Situ Gede Kelurahan Linggjaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya tidak sekedar hanya menikmati kesejukan alam dan kenikmatan kuliner ikan bakar yang disuguhkan para penjual, namun juga bisa dilakukan wisata ziarah. 

Di Situ Gede yang mempunyai luas 47 Hektare terdapat makam yang konon merupakan Makam keturunan kerajaan Sumedang Larang yakni Eyang Prabudilaya. Banyak warga yang datang bukan hanya untuk kenikmati keindahan dan kesejukan alam situ gede, juga menyempatkan berziarah.

Berdasarkan cerita rakyat Eyang Prabudilaya tewas dibunuh oleh kedua istrinya yakni Sekar Karembong dan Sembahdalem, karena kesalahfahaman. 

Karena kematian yang tragis Eyang Prabudiyala itu, muncul mitos tentang larangan warga Sumedang mengunjungi Situ Gede. Karena diyakini warga sekitar, Jika warga Sumedang nekat mengunjungi Situ Gede terlebih bermain air dengan menaiki perahu akan terjadi bencana atau keanehan yang menimpa diri.

"Kebanyakan yang datang itu dari Tasikmalaya. Kalau dari luar daerah paling dari seputaran Ciamis, Bandung, Banjar dan Selatann Tasik, "papar Najmudin (41) salah satu pemilik perahu, Sabtu (8/6/2019).

Adanya mitos itu, lanjut Najmudin sebelum memutuskan membawa pengunjung berkeliling Situ Gede dengan perahu miliknya ia selalu memastikan bahwa di penumpang tidak ada warga Sumedang.

Terlepas dari benar tidaknya mitos tersebut, Najmudin menambahkan pihaknya hanya menghargai dan menghormati mitos yang beredar di masyarakat. 

"Percaya atau tidak soal mitos itu, kembali kepada masing masing. Tapi yang jelas pribadi saya mah selalu hati-hati dan waspada sebelm menarik wisatawan keliling situ, " papar Najmudin.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar