Yamaha Aerox

Jalan Lingkar Harus Jadi Prioritas Pembangunan

  Selasa, 11 Juni 2019   Irpan Wahab Muslim
Perempatan Mukmatar di Kecamatan Singaparna menjadi salah satu titik kemacetan. (Irpan Wahab/ayotasik).

SINGAPARNA,AYOTASIK.COM--Tokoh masyarakat Kecamatan Singaparna, Teten Sudirman mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya harus segera merealisasikan pembangunan jalur lingkar utara dan selatan untuk mengurangi kemacetan di jalan utama Kecamatan Singaparna. 

Terlebih, pembangunan jalan lingkar utara dan selatan sudah dituangkan dalam RPJMD 2016-2021 untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi mulai dari desa Cikunir Kecamatan Singaparna hingga Desa dan Kecamatan Mangunreja sejauh 6 KM.

“Harusnya pembangunan jalan lingkar sebagai pengurai kepadatan di Singaparna jadi fokus pemerintah daerah. Jangan hanya melakukan pelebaran jalan, “ papar Teten, Selasa (11/6/2019).

Selain fokus pada pembangunan jalan lingkar, relokasi pasar dan terminal Singaparna menjadi penting untuk segera dilakukan. Karena sumber dari kepadatan lalu lintas di Singaparna berasal dari dua tempat tersebut.

“Pemerintah justru harus fokus, jangan dulu berbicara pembangunan pada bidang lain. Karena masyarakat Singaparna khususnya melihat, rencana pemerintah atas pembenahan Singaparna hanya isapan jempol tidak pernah ada realisasi yang real. Padahal semuanya sudah tertuang dalam RPJMD, buat apa RPJMD kalau tidak diterapkan kan itu pertanyaannya. “ papar Teten.

Teten yang merupakan warga asli Kecamatan Singaparna melihat, pemerintah daerah seolah tidak mempunyai niatan baik dalam menata dan membenahi wilayah Ibukota. Sejak pemecahan  Tasikmalaya menjadi dua wilayah Administrasi pada 20 tahun silam, Singaparna seolah jalan ditempat.

“Coba mana pembangunan di Singaparna, jalan Ciawi – Singaparna saja sampai saat ini belum beres. Pemerintah mau tidak mau harus fokus dengan apa yang sudah direncanakan, “ pungkas Teten.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar