Yamaha Mio S

Tasikmalaya Undercover Community, Gerakan Sosial Malam Hari

  Jumat, 21 Juni 2019   Irpan Wahab Muslim
Pembagian makanan gratis oleh Tasikmalaya Undercover Community. (Irpan Wahab/ayotaisk).

TASIKMALAYA,AYOTASIK.COM--Banyaknya masyarakat yang tidur di pinggir toko dan pemulung yang masih bekerja meski hari sudah gelap, menggugah sebagian masyarakat Kota Tasikmalaya untuk membantu melalui pembagian makan secara gratis. Bahkan, gerakan sosial itu rutin dilakukan setiap Sabtu malam.

Gerakan sosial yang memfokuskan berkegiatan malam hari itu dilakukan oleh Tasikmalaya Undercover Community. Meski beranggotakan belasan orang, namun gerakan sosial ini terus aktif menggelar bakti sosial meringankan beban sesama yang membutuhkan.

Ketua Tasikmalaya Undercover Community, Tusmaryanto menuturkan, komunitas yang murni gerakan sosial ini dibentuk sekitar empat bulan lalu. Kegiatan sosialnya fokus pada pembagian nasi kepada masyarakat yang masih berkegiatan malam hari. Seperti penyapu jalan, penarik becak, pemulung dan gelandangan yang tidur di pinggir toko.

"Tujuan dibentuk kita ingin berbagi dengan sesama, untuk sementara kita fokus bagi nasi di tiap Sabtu malam. Insya Allah ke depannya kita juga mau santunan juga bedah rumah, " papar Tusmaryanto kepada Ayotasik.com, Jumat (21/6/2019).

Dari belasan anggota yang ada, kata Tusmaryanto, terdiri dari berbagai latar belakang. Mulai dari pekerja, siswa sekolah dan wiraswasta. Dana kegiatan berasal dari sumbangan donatur. Komunitas yang bergerak dalam kegiatan sosial ini bahkan sudah ada dibeberapa daerah.

"Ada di Purwokerto, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara Jawa Tengah. Kita ada donatur tetap dan ada juga sumbangan dari yang lain, " paparnya.

Dengan kegiatan sosial ini, Tusmaryanto mengharapkan mampu meringankan beban para pekerja malam. Mereka merupakan pejuang baggi keluarga di rumah.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar