Yamaha Mio S

Potensi Ikan Nila Gesit di Kabupaten Tasik Sangat Tinggi

  Senin, 24 Juni 2019   Irpan Wahab Muslim
Nila Gesit. (Antara).

LEUWISARI,AYOTASIK.COM--Potensi budidaya ikan jenis Nila Gesit di Kabupaten Tasikmalaya cukup tinggi. Terlebih di Kabupaten Tasikmalaya masih banyak kolam-kolam ikan dan sumber air cukup melimpah. Potensi tinggi ini juga akan berujung pada peningkatan taraf hidup masyarakat petani ikan dan bisa mengurangi pengangguran.

Hal itu terungkap dari salah seorang mahasiswa jurusan Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan Sekolah Tinggi Perikanan (STP) di bawah naungan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Muhaeril Nanda Hidayat. Pria yang akrab disapa Nanda ini menilai,0 perkembangan budidaya ikan Nila Gesit di Kabupaten Tasikmalaya sangat baik dan membanggakan. Salah satunya dilakukan di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Bina Mekar (BM) Kampung Cinangsih Desa Ciawang Kecamatan Leuwisari.

"Sangat baik dan membuat bangga, karena nila Gesit disini sudah terssertifikasi dan diakui oleh Pemerintah pusat," papar Nanda kepada wartawan, Senin (24/6/2019).

Metode Pembenihan hingga pembesaran ikan Nila Gesit sudah profesional. Sehingga menghasilkan produk ikan yang layak menjadi komoditas unggulan dan berpotensi kuat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Nanda jga melihat, kebutuhan masyarakat terhadap Nila Gesit juga sangat tinggi. Namun, kebutuhan benih tidak terlayani. 

"Ke depan harus ada inovasi dan loncatan signifikan agar budidaya ikan lebih besar. Saya menyarankan dibentuk kelompok Pembenihan dibwah UPR ini, karena telah berserttifkkat." kata Nanda

Ketua UPR Bina Mekar, Wahyu Setiawan mengatakan, sangat bangga dengan dijadikannya UPR BM sebagai salah satu tempat yang direkomendasikan pihak pemerintah pusat melalui KKP, untuk praktek akhir salah seorang taruna STP. 

Diakuinya, UPR ini  sudah cukup lama bergerak dalam dunia pembenihan ikan Nila, mulai dari jenis nirwana, sultana, best, dan prima. Namun seiring perkembangan dan kebutuhan pasar, Nila Gesit menjadi produk unggulan yang hingga kini menjadi komoditas utama yang dikelola UPRnya. Selain mudah dan cepat dalam pertumbuhan dagingnya, Nila Gesit ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi. 

"Animo masayarakat terhadap nila jenis ini sangat tinggi bahkan saking membludaknya pesanan, kita tidak mampu mengakomodir secara optimal," ucap Wahyu.

Ditambahkan, selain telah mengantongi sertifikat CBIB, pihaknya telah mengantongi MPM (Manajemen Pengendali Mutu) dari KKP, yang artinya budi daya ikan UPR BM sudah sesuai SOP pemerintah pusat. 

"Harapan ke depan budidaya ikan Nila Gesit ini lebih berkembang di Kabupaten Tasikmalaya. Kita sudah punya induk sendiri hanya saja kita terkendala permodalan untuk biaya sarana dan prasarana seperti sewa kolam, peralatan perikanan, pakan dan hal lainnya," pungkas Wahyu.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar