Yamaha

Berkah Kemarau, Penjual Perlengkapan Layangan Panen Untung

  Minggu, 14 Juli 2019   Irpan Wahab Muslim
Penjual perlengkapan layangan, Maman (32), di Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim/ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Petani, profesi yang paling dipusingkan dengan datangnya musim kemarau. Hal ini lantaran berkaitan dengan berkurangnya pasokan air ke persawahan mereka. Namun tidak demikian dengan penjual perlengkapan layang-layang. Mereka justru panen keuntungan dengan datangnya musim ini.

Hal itu dirasakan Maman (32) warga Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Maman memanfaatkan musim kemarau dengan berjualan perlengkapan layang-layang mulai dari benang, gelasan hingga layangan. 

Diluar musim kemarau, maman berprofesi sebagai buruh serabutan. Ia nekad meminjam modal sebesar Rp5.000.000 kepada temannya untuk berjualan perlengkapan layang-layang. Menjajagakan dagangannya, Maman memilih pintu depan terminal Singaparna

"Sekarang mulai kemarau, jarang ada yang nyuruh ke sawah atau ke kebun, makanya saya juaalan ini ada benang, gelasan sama layangan. Dapur mah harus tetep ngebul kang, " kata Maman kepada ayotasik.com, Minggu (14/7/2019).

Perlengkapan layang-layang seperti benang dan gelasan ia dapatkan dari wilayah Kota Tasikmalaya. Sedangkan layang-layangnya ia buat sendiri dirumah. Pembuatan layang-layang biasanya dilakukan pada malam hari, setelah selesaii dibuat langsung dijajakan pada pagi hari.

Dalam sehari, ia mampu membuat layang-layang sebanyak 20 buah dengan berbagai ukuran. Harga yang ditawarkan sesuai dengan ukuran layang-layang mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000 per buah.

"Ya sembari menunggu yang beli saya biasanya bikin kerangkanya dulu, atau ngaraut. Pas dirumah baru dikasih kertas sama di gambar. Kebanyakan yang beli itu anak-anak, " papar Maman.

Maman mengaku, dalam sehari ia bisa mengantongi penghasilan sebesar Rp200.000 hingga Rp300.000 rupiah. Penghasilan itu di luar modal yang ia belikan dalam bentuk barang.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar