Yamaha Aerox

Ruang Kelas Kurang, Siswa Belajar Dilantai

  Selasa, 16 Juli 2019   Irpan Wahab
Siswa SDN Cikadongdong Tasikmalaya mesti belajar beralaskan lantai karena kekurangan sarana dan prasarana sekolah, Selasa (16/7/2019). (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM --  Karena alasan minim ruang kelas, puluhan siswa kelas dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa mengikuti kegiatan belajar di ruang perpustakaan. Bahkan, mereka harus belajar di lantai tanpa alas.

Dengan kondisi ini, siswa juga kurang konsentrasi karena posisi papan tulis lebih tinggi. Mereka harus menengadah untuk melihat guru atau sekedar mendapat penjelasan guru.

AYO BACA : Kuota Siswa SMA/SMK Garut Belum Sesuai Target

"Kelas dua belajar di perpustakaan gak ada kelasnya. Belajar di lantai dingin pengen punya kelas baru. Mau dibuatin kelas baru ajah," ujar Velda siswi kelas dua SDN Cikadongdong kepada Ayotasik.com, Selasa (16/7/2019).

Kondisi kekurangan kelas dan fasilitas ini sudah berlangsung selama tiga tahun. Berbagai upaya sudah dilakukan pihak sekolah dengan mengajukan pembangunan gedung kepada pemerintah daerah. Namun hingga tahun ajaran baru 2019, masalah ini belum mendapat direspon. Padahal, lokasi sekolah berada di area perkotaan.

AYO BACA : Istilah MOS yang Sudah Tidak Diikuti Lagi Oleh Siswa

"Memprihatinkan banget duduk di bawah kayak gini, sudah diajukan berkali-kali gak ada respon," ungkap Vini Viantini, guru kelas dua SDN Cikadongdong.

Vini berharap, pemerintah daerah segera melaksanakan perbaikan dan melengkapi fasilitas sekolah tempatnya mengabdi. Karena diakui atau tidak, sarana dan prasarana sangat menunjang kualitas pendidikan.

"Bagaimana kualitas pendidikan bisa didapat jika fasilitasnya kurang. Kami harapkan pemerintah daerah membantu kondisi kami, " pungkas Vini.

AYO BACA : Gubernur Jawa Barat Tolak Penghapusan Pelajaran Agama

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar