Yamaha

22 Pejabat Pemkab Tasik Ikuti Asesmen

  Kamis, 18 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Sejumlah ASN Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah penilaian kompetensi atau asesmen di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Jumat (18/7/2019).

TAWANG, AYOTASIK.COM -- 22 pejabat ekselon II di lingkungan Pemkab Tasikmalaya menjalani penilaian kompetensi atau asesmen untuk mempersiapkan pengisian jabatan dalam mutasi dan rotasi jabatan yang rencananya digelar Pemkab Tasikmalaya. Proses asesmen yang melibatkan pihak ketiga ini berlangsung tertutup selama dua hari, Kamis - Jumat (18-19/7/2019) di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah  (BKD) Kabupaten Tasikmalaya Ade Sumanang mengatakan, proses asesmen dilakukan guna mempersiapkan mutasi jabatan sesuai kompetensi mereka. Upaya ini pun merupakan salah satu persyaratan bila Pemkab bakal melakukan rotasi pada pejabat pimpinan tinggi atau setingkat eselon II.

Tim asesmen terdiri dari 5 orang yang merupakan Kepala BPSDM Provinsi Jabar, Kepala BKD Provinsi Jabar dan 3 orang unsur akademisi dari Universitas Padjajaran Bandung.

"Itu harus persetujuan dari K-ASN (komisi aparatur sipil negara). Kita sudah mengirimkan surat ke K-ASN dan rekomndasinya sudah turun," jelas Ade, Kamis (18/7/2019).

Dikatakan Ade, saat ini pemkab Tasikmalaya baru melaksanakan asesmen terlebih dahulu. Kedepan bila ada jabatan yang kosong baru dilakukan lelang jabatan. Saat ini dilingkungan Pemkab Tasikmalaya banyak jabatan kepala dinas dan stap ahli yang kosong akibat ditinggalkan pensiun.

Dengan asesmen, lanjut Ade, nanti akan terlihat komptensi dari setiap pejabat. Apakah secara kemampuan, manajement dan pola kepemimpinan cocok dalam memimpin dinas terrtentu atau tidak. Setelah ini, pihaknya pun bersiap dengan lelang jabatan bagi jabatan sekretaris daerah yang kini hanya diisi pejabat sementara.

Meski dikatakan diikuti oleh seluruh pejabat eaelon II, namun asesmen ini hanya diikuti oleh 22 orang pejabat dari 23 orang. Diketahui satu orang pejabat lagi, yakni mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup 'BA', sedang menjalani proses masa tahanan di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dengan dugaan kasus korupsi jembatan jalan Cisinga.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar