Yamaha Mio S

Pemkab Tasik Bertekad Penuhi Kebutuhan Sekolah

  Kamis, 25 Juli 2019   Irpan Wahab
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengaku bahwa pihaknya masih kekurangan dalam menyiapkan dan mengoptimalkan penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah-sekolah. Namun demikian, setiap tahun pihaknya selalu berupaya untuk memenuhi kekurangan sarana prasarana sekolah termasuk Ruang Kelas Baru (RKB).

AYO BACA : Kurang Fasilitas, Siswa Harus Belajar Dilantai Perpustakaan

Bidang pendidikan, lanjut Ade, merupakan salah satu program prioritas Kabupaten Tasikmalaya selain kesehatan. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya periode 2016-2021. Mengacu itu, setiap tahunnya pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan meski jumlahnya terbilang tak banyak.

AYO BACA : Di SD Salawu, Satu Bangku Diisi Tiga Siswa

Ade pun tak memungkiri, sarana prasana pendidikan merupakan hal yang penting untuk dipenuhi karena akan berdampak pada sukses tidaknya proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang sukses akan berdampak pada masa depan anak dan bangsa.

"Karena dengan pendidikan, bangsa ini akan maju. Nantinya juga dengan pendidikan bisa mengikis kemiskinan," katanya, Kamis (25/7/2019).

Disinggung soal minimnya anggaran pendidikan, Ade mengatakan pihaknya selalu berupaya mencari anggaran dari sumber lainnya selain APBD daerah, misalnya dari pemerintah provinsi atau pusat. Bahkan kedepan, pihaknya merencanakan menggandeng beberapa perusahaan untuk ikut dalam mensukseskan program di bidang pendidikan.

"Intinya kita selalu mencoba mangalokasikan anggaran dari ABPD kita. Kalau pun kurang, kita meminta kepada pemprov dan pusat. Bahkan CSR perusahaan juga bisa digunakan untuk membantu," pungkas Ade

AYO BACA : DPRD Ikut Kecewa Sarana Pendidikan Tasik Kurang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar