Yamaha Mio S

KPAI: Tasikmalaya Belum Ramah Anak

  Kamis, 01 Agustus 2019   Irpan Wahab
Ilustrasi anak-anak. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto menuturkan, Kabupaten Tasikmalaya belum ramah anak. Hal ini dilihat dari banyaknya kasus yang melibatkan anak baik menjadi korban maupun pelaku kejahatan.

Tidak hanya itu, di Kabupaten Tasikmalaya belum ada infrastruktur terutama ruang terbuka hijau yang menunjang pemberian predikat layak untuk anak. Demikian pula dengan ruang pemerintahan yang belum memiliki ruang yang khusus untuk anak.

AYO BACA : Tasikmalaya Pernah Menjadi Ibukota Sementara Jawa Barat

"Wewujudkan kota layak anak, bukan dilihat dari ada tidaknya kasus yang melibatkan anak. Namun lebih kepada bagaimana pemerintah atau stakeholder hadir dalam setiap kasus atau permasalahan anak. Pemerintah seharusnya sudah memetakan masalah dan solusinya," papar Ato, Rabu (31/7/2019).

Pembentukan wilayah layak anak bisa dimulai dengan memasukan isu hak anak dalam setiap perencanaan pembangunan. Terlebih saat ini peraturan daerah (Perda) perlindungan perempuan dan anak tinggal menunggu pengesahan oleh DPRD.

AYO BACA : Masa Depan Menurut Batu Keramat Situ Sanghiang

"Pemerintah harus melakukan secara bertahap, agar Kabupaten Tasikmalaya kedepan bisa mewujudkan daerah layak anak, " papar Ato.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ami Fahmi menuturkan, adanya perda-perda perlindungan perempuan dan anak menjadi penting dalam mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya ramah anak.

Poin penting dalam perda itu, lanjut Ami, yakni peran serta pemerintah daerah dalam perlindungan perempuan dan anak. Mengingat, angka kekerasan perempuan, kekerasan anak baik yang dilakukan oleh maupun terhadap anak masih cukup tinggi.

“Dengan perda ini kita harapkan permasalah yang menyangkut anak bisa diatasi dengan baik. Pemerintah hadir dalam setiap permasalahan anak, “ pungkas Ami.

AYO BACA : Kondisi SDN Puspamulya Tasik Kian Memprihatinkan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar