Yamaha Aerox

Gempa Banten 7,4 SR Buat Warga Tasik Panik

  Jumat, 02 Agustus 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Warga perum Margamulya Desa Cikunir,Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, berhamburan keluar rumah sesaat setelah terjadinya gempa 7.4 Skala Richter yang berpusat di Banten, Jumat (2/8/2019). (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Warga perum Margamulya Desa Cikunir,Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, berhamburan keluar rumah sesaat setelah terjadinya gempa 7.4 Skala Richter pukul 19.03 WIB pada posisi 7.54 LS 104.58 BT atau 147 km Barat Daya Sumur-Banten pada Kedalaman 10 Km.

Mereka bahkan membawa serta anak mereka untuk menghindari adanya gempa susulan. Masyarakat memilih berdiam di luar rumah sekitar 30 menit memastikan kondisi benar-benar aman.

Salah seorang warga Sony (33) menuturkan, ia yang hendak mandi terpaksa harus keluar rumah saat terjadinya gempa. Ia merasakan getaran cukup kencang sekitar kurang dari satu menit.

"Tadi mau mandi, pas kerasa gempa langsung keluar saja. Ternyata yang lain sudah diluar semuanya, " papar Sony, Jumat (2/8/2019).

Hal yang sama dirasakan Fahmi (29). Fahmi hanya bisa diam didalam rumah saat terjadinya gempa. Ia baru tersadar sesaat setelah Gampa berhenti.

"Untung tidak lama, saya panik tapi hanya diam dirumah. Astagfirulloh kaget setelah semuanya terhenti, " pungkas Fahmi.

Sementara itu, menurut informasi dari Instagram BMKG, lokasi gempa berada di 7.54 LS,104.58 BT atau 147 km Barat Daya Sumur-Banten dengan kedalaman gempa terjadi di kedalaman 10 Km.

BMKG menyatakan, gempa tersebut berpotensi tsunami. Gempa tersebut pun terekam pada seismograf Pos Pengamatan Gunungapi Tangkuban Parahu. Amplitudo maksimum 50 mm, skala diperkirakan MMI 4.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar