Yamaha Aerox

Mbah Moen Pernah Sampaikan tentang Meninggalnya Orang di Hari Selasa

  Selasa, 06 Agustus 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimun Zubair (kiri) menyapa simpatisan PPP saat tiba dibandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (16/10/2014). Kiai karismatik KH Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen wafat di Mekah pada hari Selasa (6/8/2019) pada usia 90 tahun saat sedang menjalankan ibadah haji. (ANTARA FOTO/ARSIP/Deni Santosa)

JAKARTA, AYOTASIK.COM -- Meninggalnya KH Maimun Zubair meninggalkan banyak kisah. Suatu kali, dirinya pernah menyampaikan tentang wafatnya orang alim itu biasanya di hari Selasa. Hari itu persis dengan waktu meninggalnya pria akrab disapa Mbah Moen itu di Mekah, Selasa (6/8/2019).

"Wafatnya orang alim biasanya hari Selasa," demikian disampaikan Mbah Moen saat mengaji di pondoknya, Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Ramadhan lalu.

"Ramadhan terakhir beliau, membahas kitab Tanbuhul Mughtarin," kata Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen di Jakarta, Selasa.

AYO BACA : Masjid Agung Manonjaya, Bukti Perjalanan Kabupaten Tasikmalaya

Seakan membenarkan ucapan yang pernah disampaikannya, Mbah Moen mengembuskan nafas terakhirnya di Mekkah, Selasa.

Ulama kharismatik itu berada di Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji atas undangan Kerajaan Arab Saudi.

"Wafatnya bapakku (KH Zubair Dahlan) Seloso, mbahku dhino Seloso, buyutku dhino Seloso (Wafatnya bapakku hari Selasa, kakekku hari Selasa, kakek buyutku hari Selasa), maka dari itu kenapa orang-orang dahulu ngaji prei (libur) hari Selasa, karena wafatnya orang alim biasanya hari Selasa," demikian ucapan Mbah Moen seperti dikutip Nabil.

AYO BACA : Munas dan Konbes NU Ditutup JK dengan Tabuh bedug

Sementara itu dalam cuplikan video berisi suara Mbah Moen yang diunggah akun @nibrosuzzaman, Mbah Moen mengatakan kakeknya pernah mengatakan bahwa para kiai yang wafat di Mekkah biasanya hari Selasa.

Masih menurut Mbah Moen, Allah menciptakan segala ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini pada hari Selasa pula.

Karena itulah, kata Mbah Moen, pondok pesantrennya libur mengaji pada hari Selasa.

Menurut Nabil, berdasar komunikasi dengan Atase Ketenagakerjaan KBR Arab Saudi kemungkinan jenazah Mbah Moen dimakamkan di Mekkah.

"Plan A, almarhum nanti setelah Shalat Dhuhur Masjidil Haram akan dishalati dan dimakamkan di Maqom Ma'la dekat dengan Sayyidah Khodijah al Kubro RA, Guru Beliau Sayyid Alawi al Maliki dan juga Sayyid Muhammad Alawi al Maliki dan dekat juga maqom Habib Salim As Syathiri," kata Nabil.

AYO BACA : Kiprah ACT Masuki Usia 14 Tahun

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar