Yamaha Mio S

Pemkab Tasik Butuh 35 Miliar Benahi Objek Wisata

  Kamis, 08 Agustus 2019   Irpan Wahab
Gunung Galunggung. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Kabupaten Tasikmalaya termasuk wilayah yang kaya akan potensi wisata. Baik itu wisata alam maupun wisata religi. Namun hingga saat ini, potensi wisata itu belum diekploitasi dengan serius oleh pemerintah daerah.

Kasi Pengembangan dan Analisis Pasar Dinas Pariwasata Pemuda dan Olahraga Nono Kurniawan mengatakan, potensi wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya bisa menjadi sumber Penghasilan Asli Daerah (PAD).

AYO BACA : Pembahasan KUA-PPAS Kabupaten Tasikmalaya Dinilai Janggal

"Tetapi harus benar dalam pengeloaan, potensi yang ada harus dibenahi. Dan itu membutuhkan anggaran besar, " papar Nono melalui sambungan telepon, Kamis (8/8/2019).

Nono menambahkan, setidaknya, dibutuhkan anggaran Rp35 Miliar untuk pengembangan dan pembenahan tempat wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Anggaran itu, bukan hanya untuk promosi melainkan untuk melengkapi sarana prasarana di objek wisata.

AYO BACA : Iduladha Tahun Ini, Harga Domba Alami Kenaikan

"Potensi kita banyak, bahkan di pelosok juga banyak potensi yang belum diekploitasi. Seperti curug, wisata alam baru dan lainnya, " tambah Nono.

Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Tasikmalaya Asep Zamzam menuturkan, anggaran Rp35 miliar akan mampu membuat wisata di Kabupaten Tasikmalaya banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Asep Zamzam menilai, saat ini justru Pemkab Tasikmalaya masih kurang dalam promosi dan pengelolaan potensi wisata. Akibatnya, wisata belum dijadikan sebagai lumbung PAD.

"Anggaran kan bisa meminta kepada provinsi maupun pusat. Sekarang tinggal bagaimana Pemerintah, mau apa tidak menjadikan wisata menjadi penyumbang terbesar bagi PAD, " pungkas Asep Zamzam.

AYO BACA : Pelayanan Publik di Kabupaten Tasikmalaya Dinilai Rendah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar