Yamaha Mio S

Bupati Tasik Ajak Warga Gunakan Pipiti untuk Kemas Daging Kurban

  Sabtu, 10 Agustus 2019   Irpan Wahab Muslim
Perajin Pipiti. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM—Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengimbau masyarakat menggunakan pipiti atau besek bambu sebagai kemasan daging kurban sebelum dibagikan kepada warga pada pelaksanaan kurban yang dimulai pada Minggu hingga Rabu (11-14 Agustus 2019 M) atau  (10-13 Dzulhijjah1440 H).

Penggunaan pipiti ini akan mengurangi risiko banyaknya sampah kantong plastik. Di samping itu, dapat mendorong para perajin lokal meningkatkan produksi pipiti, yang pada akhirnya akan berdampak terhadap tingkat kesejahteraan perajin. 

AYO BACA : 7% Sapi di Tasik Belum Layak Kurban

"Kami mengimbau sekaligus mengajak kepada maayarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk menggunakan pipiti sebagai wadah atau kemasan daging kurban. Mari  kita sama-sama mengurangi risiko bertumpuknya sampah plastik yang tidak terurai dalam tanah," kata Ade melalui release yang diterima Ayotasik.com, Sabtu (10/8/2019). 

Iduladha tahun ini, tutur Ade, seyogianya menjadi momentum memulai sesuatu yang lebih bermanfaat dengan memopulerkan kembali tradisi orang tua dulu yang sangat menghargai alam dan menjaga lingkungan.

AYO BACA : Hati-Hati Logam Timbal Pada Hewan Kurban

"Kita harus berani dan siap mewariskan sesuatu  yang lebih baik bagi anak cucu kita ke depan," tutur Ade. 

Ditambahkan Ade, Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan daerah perajin anyaman bambu yang sudah dikenal luas di nusantara. Sentra pembuatan Pipiti itu, berada di Desa Cigadog Kecamatan Leuwisari.

Besek bambu atau pipiti, terang Ade, merupakan hasil kerajianan yang sejak lama digunakan masyarakat untuk menyimpan makanan. Bahkan dalam budaya daerah, besek bambu menjadi oleh-oleh yang kerap dijadikan tempat makanan siap santap yang didapatkan dari acara-acara hajatan atau syukuran.

Meskipun untuk penggunaan pipiti itu membutuhkan biaya cukup besar, rata-rata Rp2.000 per satu pipiti, tetapi jika ditinjau dari sisi kemanfaatannya, jauh lebih besar dibandingkan kantong plastik.

AYO BACA : Pipiti Alternatif Bungkus Makanan, Kurangi Limpah Plastik

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar