Yamaha Aerox

Siagakan Penjagaan Hewan Kurban 24 Jam

  Sabtu, 10 Agustus 2019   Irpan Wahab Muslim
Lapak penjual hewan kurban di Kampung Kalawagar, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna.

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM—Banyaknya peredaran hewan untuk kurban Iduladha tahun ini harus dibarengi dengan sikap waspada sejumlah pedagang dan masyarakat. Jangan sampai mereka lengah sehingga kelengahan itu dimanfaatkan sekelompok orang yang ingin berbuat kejahatan.

Musa (50), salah seorang pedagang hewan di Kampung Cikeleng, Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, misalnya, menerapkan penjagaan 24 Jam untuk melindungi hewan kurban miliknya dari aksi pencurian. 

"Kalau saya tiap tahun terapkan penjagaan 24 jam. Jadi, pegawai itu dibagi dua waktu kerja, ada bagian waktu siang, ada juga bagian waktu malam," papar Musa, Sabtu (10/8/2019).

Sama halnya dengan Ismail (53), penjual hewan di Kampung Kalawagar, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna. Ia yang pernah kehilangan hewan kurban pada tahun 2015 memperketat penjagaan saat siang dan malam. 

"Kalau ada misalnya malam-malam yang datang, kami bukan curiga tapi kami waspada karena tidak ingin kejadian serupa terulang, " papar Ismail.

Penjagaan ketat juga berlaku bagi hewan kurban di perum Margamulya, Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna. Masyarakat dilibatkan dalam ronda malam secara bergelirian. Hal ini untuk mengantisipasi pencurian hewan ternak menjelang datangnya Iduladha.

"Kami tiap hari juga ada pos Ronda malam. Apalagi sekarang semua siaga jangan sampai hewan kurban kami hilang," papar Rizal salah satu pengurus RW.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar