Yamaha Aerox

Rizal Ramli: Indonesia Tak Punya Rencana Manfaatkan Perang Dagang Global

  Senin, 12 Agustus 2019   Ananda Muhammad Firdaus
(wikipedia)

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan bahwa Indonesia akan tetap berada di posisi terpuruk bila masih menggunakan cara yang sama dalam memecahkan masalah krisis ekonomi.

"Masa 'nyungsep' terus, Jokowi sudah jadi presiden yang kedua kok malah bukan membawa berkah, tapi membawa masalah yang berlanjut makin lama makin dalam," kata mantan Rizal dalam acara "Ngopi Bareng" yang diadakan di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

AYO BACA : AS Ucapkan Selamat Iduladha untuk Umat Muslim

Ekonom senior itu memprediksi ekonomi Indonesia bakal tumbuh ekonomi sepanjang 2019 sebesar 4,5 persen, jauh dari yang ditargetkan pemerintah 5,2 persen di tahun ini.

Dia mengkritik kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintahan saat ini yang tidak mendukung pertumbuhan, seperti rencana tax amnesty kedua yang menguntungkan sebagian orang dan langkah penghematan atau austerity yang menurutnya akan menyengsarakan rakyat kecil.

AYO BACA : ACT Salurkan 200 Kambing untuk Warga Priangan Timur

Rizal Ramli mengatakan, seharusnya pemerintah tidak mempertahankan cara lama dan malah mengganti target, tapi mengubah cara mengatasi krisis.

Menurut dia, seharusnya saat ekonomi melambat maka dilakukan stimulus yang meningkatkan ekonomi, baru kemudian mengejar pajak.

Pakar ekonomi itu juga mengatakan belum melihat rencana dan aksi agar Indonesia memanfaatkan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China, yang seharusnya sudah dimiliki untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

"Trade crisis ini sudah diramalkan satu setengah tahun lalu, pemerintah Indonesia tidak punya plan, tidak ada action dan timeframe bagaimana kita menarik manfaat," tegasnya.

AYO BACA : Tunaikan Kurban Terbaikmu Lewat Ayo Media Network, Mitra Global Qurban-ACT

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar