Yamaha Aerox

Waspada Kelesterol dan Gangguan Pencernaan Pasca Iduladha

  Senin, 12 Agustus 2019   Irpan Wahab
dokter di RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya Iman Firmansyah. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Melimpahnya daging kurban setelah Iduladha harus menjadi perhatian masyarakat luas terlebih berkaitan dengan kesehatan. Momen Iduladha jangan dijadikan ajang menyantap makanan daging dengan berlebihan, akibatnya bisa sangat fatal pada kesehatan.

AYO BACA : DKM Nurul Iman Sukaraja, Pakai Pipiti Sebagai Bungkus Daging Kurban

Salah seorang dokter di RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya Iman Firmansyah menuturkan, sering kali masyarakat berlebihan memakan daging saat Iduladha. Hal itu, akan merugikan kesehatan dan mengundang penyakit seperti kolesterol dan gangguan pencernaan.

AYO BACA : Bingkai Kebersamaan Iduladha Di Tasikmalaya, PCNU Salurkan Sapi

Meskipun sudah terbiasa memakan daging, lanjut Iman, tetapi pada saat Iduladha seringkali masyarakat berlebihan dan mengkonsumsi daging. Hal itu harus diwaspadai dan harus dihindari.

"Pada saat Iduladha jumlah daging banyak nah dimohon untuk membatasi makanan daging, jangan sampai berlebihan karena akan memicu penyakit, " papar Iman, Senin (12/8/2019).

Biasanya, kata Iman, gangguan pencernaan dan kolesterol akibat memakan daging terlalu banyak ditandai dengan musing dan mual. Jika hal itu dirasakan warga, segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke klinik atau Puskesmas terdekat.

"Kalau muncul gejala pusing, mual sgera periksa ke dokter. Banyak sekaran mitos katanya kalau sudah makan daging langsung makan buah naga. Nah kalau saya menganjurkan lebih baik periksakan secepatnya ke dokter," pungkas Iman.

AYO BACA : AS Ucapkan Selamat Iduladha untuk Umat Muslim

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar