Yamaha

Pondasi Tergerus Air Sungai, Jembatan Cisinga Amblas

  Rabu, 14 Agustus 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Diduga pondasi tergerus air sungai, Jembatan Cimampan di Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami kerusakan parah. Jembatan penghubung di jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) ini amblas. Selain tergerus air sungai, amblasnya jembatan diakibatkan tonase kendaraan yang melaluinya sering kali melebihi berat maksimal. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SUKARATU, AYOTASIK.COM -- Diduga pondasi tergerus air sungai, Jembatan Cimampan di Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami kerusakan parah. Jembatan penghubung di jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) ini amblas. Selain tergerus air sungai, amblasnya jembatan diakibatkan tonase kendaraan yang melaluinya sering kali melebihi berat maksimal.

Amblasnya jembatan terlihat dari adanya retakan di badan jalan. Tembok Penahan Tanah (TPT) ambrol tergerus aliran sungai. Menurut Hasbi (33) warga sekitar, kerusakan jembatan sudah terjadi lebih kurang lima bulan.

"Aliran sungainya cukup deras, jadi mengikis pondasi jembatan. Akibatnya aspal diatas amblas," papar Hasbi, Rabu (14/8/2019).

AYO BACA : Gadis Sindangsono Dicari Keluarga

Agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas akibat amblasnya jembatan, UPT Pekerjaan Umum (PU) memasang spanduk peringatan. Spanduk berisi tentang imbauan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati. Selain itu, spanduk berisi imbauan kendaraan yang melintas maksimal berberat 5 ton.

"Ini mah udah ada seminggu sepanduk dipasang. Tapi tetap aja banyak yang ngebut kalau lewat karena jalannya memang lurus," papar Hasbi.

Sementara itu, warga lainnya Kholid (40) menuturkan, selain akibat pondasi jembatan amblas diterjang aliran sungai, kerusakan jembatan juga diperparah dengan seringnya jembatan dilalui kendaraan bertonase besar. Hampir tiap jam, kendaraan pangangkut pasir melewati jembatan menuju Kecamatan Cisayong.

AYO BACA : Satpol PP Tasik Toleransi Keberadaan Pedagang Bendera Musiman

"Kalau truk pasir kan mungkin lebih dari 6 ton. Sudah pondasinya amblas, diperparah srring dilewati truk pasir ya makin rusak jembatannya, " papar Kholid.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya Asep Gunadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan kondisi jalan. Hasil pengecekan itu menemukan pondasi jembatan terkikis aliran sungai.

"TPT nya sudah ambrol terkikis air, jadi tidak kuat menahan beban akhirnya jembatan amblas, " papar Asep melalui sambungan telepon.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Asep, pihaknya akan berupaya memasukan program perbaikan di APBD Perubahan 2019. Jika tidak memungkinkan, akan dimasukan pada perbaikan APBD Murni 2020 mendatang.

AYO BACA : Pedagang Musiman, Antara Cari Untung dan Langgar Aturan

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar