Yamaha Mio S

Warga Sirnasari di Tasikmalaya Belum Rasakan Kemerdekaan

  Senin, 19 Agustus 2019   Irpan Wahab Muslim
Jalan rusak di Desa Sirnasari, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

SARIWANGI, AYOTASIK.COM--Selama 74 tahun, Negara kita Indonesia terlepas dari cengkraman penjajahan. Dampak dari kemerdekaan itu bisa dirasakan dengan pesatnya perkembangan pembangunan. Namun hal itu tidak dirasakan warga Desa Sirnasari, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka merasa belum merdeka, karena jalanan di wilayahnya dalam kondisi rusak.

Pantauan Ayotasik.com dilapangan, sekitar 4 Km jalan di Desa Sirnasari mengalami kerusakan. Kerusakan itu terlihat dari tidak adanya aspal yang menempel di badan jalan. Badan jalan hanya dihiasi bebatuan berukuran kepalan tangan hingga seukuran kepada orang dewasa.

Tidak hanya itu, jalanan juga menghasilkan debu terlebih saat musim kemarau seperti sekarang ini. Dalam ingatan Teguh (33) warga Cigelem Desa Sirnasari, perbaikan jalan dilakukan pada tahun 2008 silam.

AYO BACA : Jalan Rusak 10 Tahun Kalah Prioritas Ketimbang Biaya HUT Tasik yang Fantastis

\"Dari situ tidak ada perawatan, tidak ada perbaikan lagi sampai sekarang. Padahal jalan ini akses utama pendidikan, akses utama ekonomi masyarakat,\" papar Teguh, Senin (19/8/2019).

Akibat rusaknya jalan ini, lanjut Teguh, sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Pengendara yang belum mahir berkendara sering terjatuh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun jalanan rusak sangat merugikan pengendara.

\"Kalau yang jatuh mah sering, pernah kita minta perbaikan bahwa sampai demo, tapi hanya janji-janji saja,\" kata Teguh.

AYO BACA : Warga Kab Tasik Kecewa, Kondisi Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Hal yang sama dikatakan, Abdul Wahid (46), masyarakat sudah meminta kepada Pemdes Sirnasari untuk melakukan perbaikan. Namun pihak desa beralasan jalan tersebut merupakan milik Kabupaten Tasikmalaya. 

\"Jadi tanggung jawabnya katanya oleh pemerintah Daerah Kabupaten Tasik. Kalau jalan lingkungan dan jalan Desa baru bisa diperbaiki oleh Desa,\" ungkap Abdul Wahid.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Yusep Yustisiawardana menuturkan, perbaikan jalan sudah dilakukan pada tahun 2017. Perbaikan dilakukan 1 Km dari 4 Km yang mengalami kerusakan parah. 

\"InsyaAlloh kami upayakan manjawab aspirasi masyarakat, kita bertahap karena keterbatasan anggaran dikita,\" pungkas Yusep.

AYO BACA : 20 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Inisiatif Tambal Jalan Rusak

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar