Yamaha Mio S

Tenggak Miras Oplosan, Dua Warga Tasik Tewas

  Kamis, 22 Agustus 2019   Irpan Wahab
ilustrasi. (Pixabay)

BOJONGGAMBIR, AYOTASIK.COM -- Diduga akibat over dosis (OD) minuman keras oplosan, dua warga Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, tewas dan satu orang lainnya dalam kondisi kritis.

Korban meninggal masing masing bernama AP (19) dan R (17). Mereka merupakan warga Ciawi, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir. Sementara korban yang masih kritis adalah IS (22) yang merupakan warga Sukasari, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir.

AYO BACA : Kabupaten Tasikmalaya Belum Layak Dipasang Lampu Lalin

Berdasarkan data yang dihimpun ayotasik.com, ketiga Korban miras oplosan itu melakukan pesta miras oplosan berupa Alkohol 96% dicampur dengan minuman suplemen bersama empat orang lainnya pada Senin (19/8/2019) lalu. Keempat orang yang masih bertetangga itu yakni RA (19), U (19), T (18), Y (19) dan B (19).

Beruntung, keempat warga lainnya yang berstatus pelajar itu selamat dari maut. Mereka hanya dirawat di rumah, sedangkan tiga korban termasuk dua korban yang tewas sempat dibawa ke Puskesmas Bojonggambir.

AYO BACA : Dana Pindah Ibu Kota dari Swasta Dikhawatirkan Ancam Kedaulatan Negara

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, dua korban tewas mengalami kerusakan di bagian dalam organ tubuh. Sementara satu korban yanng masih krtitis masih dalam perawatan intensif pihak puskesmas.

"Satu korban meninggal kemarin, satu lagi korbam meninggal semalam. Satu lagi masih kritis. Hasil diagnosa karena kerusakan organ dalam," papar Ayi Rusmana, salah satu petugas puskesmas, Kamis (22/8/2019).

Dihubungi terpisah, Plh Polres Tasikmalaya AKBP Sunarya membenarkan adanya dua warga Kecamatan Bojonggambir tewas akibat minuman keras oplosan. Ia sudah memerintahkan jajaran Polsek Bojonggambir untuk segera mengambil tindakan dengan menangkap penjual alkohol yang dibeli oleh para korban.

"Kami prihatin dengan adanya kejadian ini, dan kami memerintahkan jajaran dibawah untuk segera mencari darimana asal usul alkohol yang diminum oleh korban," papar Sunarya.

Sunarya mengimbau kepada masyarakat terutama remaja untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol terutama miras oplosan. Karena bukan hanya mengancam keselamatan jiwa juga akan menghancurkan masa depan.

AYO BACA : Raperda Pendidikan Keagamaan Ditarik, Ridwan Kamil Beri Penjelasan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar