Yamaha

Siaga Darurat Kekeringan Tasikamalaya Diperpanjang

  Kamis, 22 Agustus 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Ilustrasi kekeringan. (istimewa)

TASIKMALAYA, AYOTASIK.COM -- Sejatinya 31 Oktober 2019 menjadi batas waktu penetapan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kota Tasikmalaya, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya akan memperpanjangnya selama 10 hari dari batas waktu tersebut.  

"31 Oktober selesai Siaga Darurat Kekeringan, tapi dengan info BMKG, maka akan kami perpanjang 10 hari ke depan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar di Tasikmalaya, Kamis (22/8/2019).

AYO BACA : Fasilitas Umum di Tasik Sudah Lama Dibiarkan Jadi Lahan Parkir

Ia menuturkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa musim hujan diperkirakan akan mundur dari semula akhir Oktober 2019 akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

BPBD Kota Tasikmalaya, kata dia, telah mengantisipasi berbagai ancaman dampak dari musim kemarau dengan selalu menyiapkan tangki air untuk pendistribusian air ke daerah rawan kekeringan.

AYO BACA : Alat Deteksi Kecanduan Gawai Tercipta Ditangan Mahasiswa UI

"Kami akan terus salurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga," katanya.

Ia menyebutkan, sudah memetakan lokasi rawan kekeringan dampak musim kemarau di Kota Tasikmalaya, yakni sebanyak 109 titik tersebar di 16 kelurahan dan sembilan kecamatan.

BPBD Kota Tasikmalaya, kata dia, sudah melakukan upaya untuk mengatasi kondisi warga yang kesulitan air bersih selama kemarau, salah satunya siap siaga menyalurkan air bersih.

"Upaya kami untuk mendistribusikan air bersih agar kekeringan tidak menjadi potensi konflik warga," katanya.

AYO BACA : Tenggak Miras Oplosan, Dua Warga Tasik Tewas

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar