Yamaha Mio S

Komunitas Raksa Lembur, Gerakan Masyarakat Konsen Jaga Lingkungan

  Sabtu, 24 Agustus 2019   Irpan Wahab Muslim
Salah satu kegiatan Komunitas Raksa Lembur yakni membersihkan Sungai Cigelem.

CIGALONTANG, AYOTASIK.COM—Melihat kondisi Sungai Cigelem dalam kondisi dipenuhi sampah, sejumlah warga Sindangsono Rt 02 RW 02, Desa Sukamanah, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, membuat sebuah gerakan sosial bernama Komunitas Raksa Lembur.

Komunitas Raksa Lembur yang mempunyai tema Ngahiji Ngaraksa Lemah Cai itu digagas oleh sejumlah pemuda yang konsen terhadap isu lingkungan pada bulan Agustus 2018 lalu. Program pertamanya yakni membersihkan aliran sungai Cigelem.

"Pas pertama itu, ada sampah mencapai 4 dum truk. Ini luar biasa banyak karena sudah puluhan tahun mungkin masyarakat membuang sampah ke sungai," papar salah seorang pencetus komunitas Raksa Lembur, Agus Ridwan, kepada Ayotasik.com, Sabtu (24/8/2019).

Setelah pembersihan sampah berjalan sukses dengan dukungan masyarakat, komunitas Raksa Lembur membuat program lain yang masih konsen pada isu lingkungan yakni program sahabat sampah. Program ini merupakan program harian pengelolaan sampah, program sekolah perempuan yang bergerak pada pemberdayaan masyarakat, program Bale Baca, dan program Ngahiji di Leuwi.

"Program Ngahiji di Leuwi itu kita membersihkan sungai Cigelem satu bulan sekali. Alhamdulilah respons masyarakat sangat bagus. Kita berpikir masalah sampah ini tugas bersama," papar Agus.

Gerakan peduli lingkungan ini mendapatkan perhatian dari sesama penggiat lingkungan dari Bandung. Mereka mengirimkan bantuan berupa Incenerator atau alat pembakar sampah. Alat ini pun dipakai membakar sampah tiga hari sekali. Alat ini membantu agar sampah tidak dikirim ke tempat pembuangan akhir sampah.

"Kita musnahkan di tempat dengan cara dibakar. Jadi, tidak menimbulkan masalah baru di TPA," ungkap Agus.

Kinerja Bagus Menarik Berbagai Dukungan

Gaung program kerja komunitas Raksa Lembur akhirnya sampai di telinga aktivis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang kebetulan sebagai Direktur BMT Al-Idrisiyah Kecamatan Cisayong Aka Bonanza. Aka mengaku mendukung gerakan Raksa Lembur karena banyaknya persamaan, terutama pada bidang pemberdayaan masyarakat.

"BMT Idrisiyyah dengan semangat pemberdayaan dan konsep pendampingan nya sejalan dengan raksa lembur yg juga memberdayakan masyarakat khususnya terkait lingkungan," papar Aka melalui pesan singkat.

Dukungan Aka ini ditandai dengan dibukanya Bank Sampah Berkah (BSB) Tasikmalaya. Melalui BSB in, selain pengeloaan sampah juga ada memperdayaan ekonomi masyarakat.

"Ke depan kita akan banyak bersinergi dengan berbagai gerakan dan organisasi lainnya untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik lagi," papar Aka.

Aka yang juga saat ini menjabat Ketua Umum Raksa Lembur juga sudah menggaungkan komunitas yang fokus pada isu lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat ke seluruh Jawa Barat.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar