Yamaha

Baznas Kabupaten Tasik Optimalkan Pendapatan Zakat Dari ASN

  Senin, 26 Agustus 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Kantor Baznas Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tasikmalaya terus memaksimalkan pendapatan zakat, Infak, dan sodakoh dari seluruh lapisan masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk yang disasar oleh Baznas, terlebih setelah diterbitkannya Peraturan Bupati Tasikmalaya nomor 14 tahun 2019 tentang Zakat, Infak, dan Sodakoh.

Ketua Baznas Kabupaten Tasikmalaya Acep Tohir Fuad melalui Staf Pelaksana Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Yedi Budiana menuturkan, Perbup itu diperkuat oleh Intruksi Bupati Tasikmalaya dan bisa diterapkan pada bulan Agustus ini. Hingga 12 Agustus lalu, sedikitnya total Rp277 juta lebih telah diterima Baznas dari para ASN di 17 SKPD dan UPZ Kantor Kecamatan Se-Kabupaten Tasikmalaya.

AYO BACA : Ibu Kota Diputus Pindah, Pemerintah Sebut Sudah Punyai Lahan

"Itu total satu bulan Agustus saja, kita ada klasifikasi ASN yang wajib zakat, setelah perhitungan kita itu bagi yang sudah memiliki gaji pokok Rp3,5 juta ke atas. Tapi kita mereka membuat surat pernyataan bersedia dilakukan pemotongan gaji untuk zakat," papar Yedi, Senin (26/87/2019).

Yedi menambahkan, untuk ASN yang belum wajib zakat atau berpenghasilan dibawah Rp3,5 juta per bulannya, mereka menunaikan kewajibannya kebanyakan melalui infak atau sedekah. Pengumpulannya sama, dilakukan di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tiap SKPD.

AYO BACA : Energi Nuklir Dibutuhkan Agar Indonesia Berdaya Saing

Pihaknya sendiri memperhitungkan bahwa sedikitnya terdapat potensi zakat mencapai Rp1,2 miliar per bulan yang bisa didapatkan dari para ASN tersebut. Bahkan untuk memaksimalkan pengumpulan zakat, Baznas akan membuka UPZ di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya.

"Itu tujuannya untuk mengimpun zakat dari ASN guru. Karena selama ini baru dari ASN non Guru," papar Yedi.

Yedi menilai, hingga saat ini, tingkat kesadaran masyarakat dalam mrngeluarkan zakat masih sangat rendah. Padahal hal itu merupakan kewajiban yang sudah diatur dalam ajaran agama. Yedi juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyalurkan bantuannya kepada Baznas, agar lebih berdaya guna dan berhasil guna.

"Bagi masyarakat yang ingin menitipkan zakatnya bsa mendatangi kantor UPZ terdekat, seperti di masjid besar kecamatan atau datang langsung ke kantor Baznas," pungkas Yedi.

AYO BACA : Berduka Kematian Polisi Terbakar, Polres Tasik Pasang Bendera Setengah Tiang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar