Yamaha Aerox

Salak Pondok Tasikmalaya dikirim ke Cina

  Minggu, 08 September 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Salak lokal Tasikmalaya yang diekspor oleh PT. Nusantara Segar Global. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

BANDUNG, AYOTASIK.COM --  Tasikmalaya patut berbangga dengan ekspor salak dari daerahnya ke negeri Cina.

Ekspor itu dilakukan PT. Nusantara Segar Global di bawah pimpinan Aji Gunawan. Bahkan, ekpor perdana langsung dihadiri Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil, Sabtu (7/9/2019).

Aji Gunawan menerangkan, untuk memenuhi permintaan salak, selain dari petani salak di Tasikmalaya, ia juga membeli salak dari Yogyakarta. Sementara untuk jeruk purut, manggis, dan kelapa semuanya berasal dari petani di Kabupaten Pangandaran, Garut maupun Tasikmalaya.

"Kemarin kita ekspor 240 kilogram ke Cina. Kalau jenis lain seperti manggis, jeruk purut dan kelapa itu ke Eropa," papar Aji, Minggu (8/9/2019).

Aji mengaku meristis usaha sebagai eksportir sudah sejak 5 tahun terakhir. Dia mengatakan karena kurangnya lahan perkebunan salak, ia terpaksa membawa salak dari wilayah lain. Namun pengelolaan, pembersihan, hingga pengemasan dilakukan di pabriknya di Kecamatan Puspahiang Tasikmalaya.

Sementara untuk buah manggis, lanjut Aji, Tasikmalaya sudah bisa memenuhi standar ekspor. Selain jumlah melimpah, faktor kualitas yang bagus membuat buah itu dapat dikonsumsi di luar negeri.

"Seperti kita ketahui bahwa Tasikmalaya khususna Puspahiang sebagai sentra manggis," papar Aji.

Jenis salak yang di ekspor kali ini, kata Aji, berjenis salak pondok. Rasa manis dan asam yang dihasilkan sangat disukai oleh masyarakat Cina.

Duhubungi terpisah, Sekdis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikurltura Kabupaten Tasikmalaya Idi Abdullah mengatakan, hasil panen salak di Kabupaten Tasikmalaya belum mencukupi permintaan dari luar negeri. Luas lahannya sendiri hanya 30 hektare.

Namun begitu, dia mengatakan secara kualitas salak Tasikmalaya yang diekspor kualitasnya terjaga.

"Kita baru 166 ton. Tapi kita juga harus selektif kalau untuk ekspor karena belum di perjalanan dan sesuai permintaan luar negeri, " pungkas Idi.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar