Yamaha Mio S

Motivasi Saling Rebut Poin Persib VS Semen Padang

  Rabu, 18 September 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ezechiel NDouassel berusaha menanduk bola. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Persib Bandung akan menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/9/2019). Dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke-19 kedua tim dipastikan mengusung tiga poin kemenangan.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menilai, di putaran dua ini skuat Maung Bandung telah mulai menunjukkan perbaikan lini pertahanan tim. Bukan hanya itu di putaran dua ini, pelatih asal Belanda itu juga menilai, tim asuhannya lebih stabil dalam melakukan skema transisi. Hal ini kata Robert terlihat dari penjagaan pertahanan hingga meningkatkan kualitas penyerangan dalam dua pertandingan terakhir kontra PSS Sleman dan PS Tira Persikabo.

Praktis, pelatih 64 tahun itu menyebut, skuat Maung Bandung lebih percaya diri dalam membangun serangan dalam pertandingan. Robert juga amat mengantisipasi permainan skuat Pangeran Biru di sisa putaran kedua Liga 1 2019.

"Sekarang kami lebih stabil di pertahanan dan bisa mulai meningkatkan kualitas penyerangan. Sekarang mulai ada kepercayaan diri lebih dari tim untuk terus melanjutkan catatan bagus di laga kandang. Saya melihat ke depan untuk pertandingan dan melihat ke depan untuk meraih tiga poin kontra Padang," ungkap Robert dalam jumpa pers jelang laga di Graha Persib, Selasa (17/9/2019).

Kendati demikian, Persib Bandung tetap mengantisipasi kebangkitan Semen Padang. Pasalnya, di putaran dua Liga 1 2019 ini, tim berjuluk Kabau Sirah itu memiliki juru taktik anyar asal Portgal, Eduardo Almeida untuk menukangi tim sekaligus mengemban tanggung jawab untuk menyelamatkan Semen Padang terhindar dari jurang degradasi.

Bukan hanya itu, Semen Padang juga mendapatkan lima amunisi anyar di putaran kedua. Mereka adalah Vanderley Francisco dan Flavio Beck Junior. Sementara di jajaran pemain lokal ada nama Vendry Mofu, Dimas Sumantri, dan Mariando Djonak Uropmabin. Karenanya, Robert mengaku amat mengantisipasi kekuatan baru dan misi kebangkitan Semen Padang di putaran dua.

"Ya saya tahu mereka punya pemain baru dari Brasil dan pelatih juga saya rasa dia dari Portugal. Normalnya gaya bermain dari Portugal sangat teknikal dan memainkan pola permainan menyerang," lanjut Robert.

Robert juga menilai dengan skuat yang dimiliki di putaran dua ini, Semen Padang bakal lebih agresif dalam membangun serangan. Apalagi Kabau Sirah saat ini menjadi juru kunci di dasar klasemen sementara Liga 1 2019. Alhasil meski pada pertemuan pertama Persib dan Semen Padang bermain imbang 0-0, Robert enggan menjadikan pertemuan pertama itu sebagai patokan. Menurut Robert, Semen Padang saat ini sudah berbeda.

"Tentunya dengan tim yang dimiliki, mereka membuat banyak tekanan pada pemain tengah dan depan. Karena mereka ada di posisi yang terakhir dan mereka pasti ingin bertahan. Jadi Semen Padang tentunya harus melakukan perjudian di putaran kedua dengan bermain lebih menyerang dan kami harus mengantisipasi itu. Padang yang sekarang tentunya tidak sama dengan yang sebelumnya kami hadapi di pertemuan terakhir," lanjut Robert.

Robert juga menegaskan, skuat Maung Bandung bakal mewaspadai penuh misi kebangkitan dari Semen Padang yang ingin keluar dari zona degradasi. Karenanya, dalam pertandingan pekan ke-19 nanti, Persib dipastikan memasang fokus dan waspada yang tinggi.

"Mereka ingin keluar dari zona degradasi jadi kami harus bersiap menghadapi tim yang bermain agresif. Kami juga harus lebih dingin di lini penyerangan dan jika itu bisa dilakukan, kami siap menghadapi Semen Padang," ujar Robert.

Di kubu tim tamu, Semen Padang, kehadiran juru racik anyar, Eduardo Almeida dipastikan menjadi pelecut motivasi dan pembeda permainan Kabau Sirah di laga nanti. Begitupun dengan taktik dan strategi yang akan dijalankan ketika berduel dengan Maung Bandung. Praktis laga debut Almeida diprediksi menjadi ajang pembuktiannya sebagai pelatih anyar. Lantaran dalam lawatan kali ini Semen Padang wajib mengantongi tiga poin untuk bangkit dari dasar klasemen sementara Liga 1.

"Pertama untuk motivasi yang jelas kita tahu sendiri dia (Eduardo Almeida) adalah coach yang punya lisensi UEFA A Pro, dia sangat bagus kualitasnya. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan kualitas dan motivasi semua pemain. Dari gaya permainan juga pasti ada perbedaan (dengan pelatih sebelumnya). Kita mungkin bisa mendapatkan ilmu juga dari beliau. Kita selalu respek sama beliau," ungkap Asisten pelatih Semen Padang, Weliansyah.

Bukan hanya itu, Weliansyah menuturkan selain ditangani langsung Almeida, kekuatan Semen Padang juga kian kokoh dengan kehadiran para pemain anyarnya yang langsung diboyong ke Bandung. Mereka di antaranya Vanderley Francisco, Vendry Mofu, Dimas Sumantri, dan Mariando Djonak Uropmabin.

"Sekarang kita tahu, ada pemain baru, pelatih baru, mudah-mudahan ini bisa mengangkat tim. Kita datang ke sini alangkah lebih baiknya kita bisa memenangi pertandingan, kalau tidak bisa, setidaknya kita bisa meraih poin di sini. Dan untuk laga besok kita bawa 18 pemain, yang tidak bisa main hanya Irsyad Maulana karena cedera," ujarnya.  

Di sisi lain, jika melihat catatan pertemuan kedua tim, Kabau Sirah memang mempunyai rekor bagus ketika bertemu Maung Bandung. Dari 10 pertemuan terakhir, Semen Padang unggul dibanding Persib. Kabau Sirah memenangi tiga laga, sementara Maung Bandung memenangi dua laga. Sisanya bermain seri.

Karenanya, meski saat ini menghuni dasar klasemen, bukan berarti Persib bisa dengan mudah mengalahkan Semen Padang. Diketahui, di papan klasemen sementara Liga 1 2019, Persib menempati posisi 10 dengan torehan 20 poin dari 18 laga yang telah dilakoni. Sedangkan Semen Padang menjadi juru kunci di dasar klasemen dengan 11 poin dari 17 laga yang sudah dilakoni.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar