Yamaha

Kesejahteraan Guru Honorer dan THL Jabar Tengah Dibahas

  Kamis, 19 September 2019   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi -- ratusan tenaga honorer yang didominasi guru melakukan aksi unjuk rasa memprotes batasan umur pendaftaran CPNS, di depan Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/9/2018). (Hengky Sulaksono/Ayotasik.com)

PURWAKARTA, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah membahas sumber anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer dan tenaga harian lepas (THL).

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, saat ini masih dalam tahap pembahasan untuk menentukan sumber anggaran. Jika sudah menenemukan titik terang maka akan segera direalisasikan.

"Sedang kita bahas soal itu, jika sudah ada sumber anggarannya dari mana segera kita realisasikan, untuk saat ini kami belum bisa menyebutkan kapan dan berapa besaran anggarannya," ujar Uu usai menghadiri seminar jurnalistik di Gedung Sigrong, Kabupaten Purwakarta, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya, para guru honorer dan THL sangat membantu keberlangsungan roda pemerintahan, termasuk keberlangsungan pendidikan.

Sebab jumlah ASN di setiap kantor pemerintahan atau sekolah cendrung masih sedikit jika dibandingkan jumlah para guru honorer atau THL.

"Selama ini para guru honorer dan THL lah yang membantu, maka kami sedang mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," kata Uu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar