Yamaha Aerox

Curug Paraga, Surga Dunia Tersembunyi di Tasikmalaya

  Minggu, 29 September 2019   Irpan Wahab Muslim
Seorang perempuan berfoto selfie di pinggir sungai yang aliran airnya berasal dari Curug Paraga, Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

SALOPA, AYOTASIK.COM--Tasikmalaya menyimpan banyak kekayaan dan potensi wisata yang luar biasanya melimpah. Mulai dari wisata air, pegunungan, perkebunan hingga wisata alam. Kebanyakan wisata itu, sudah dikelola oleh pemerintah. Namun ada juga wisata alam yang tersembunyi dan belum banyak dikunjungi oleh masyarakat.

Salah satu wisata alam yang belum terjamah itu, yakni Curug Paraga yang berada di kampung Bambayang Desa Mandalahayu Kecamatan Salopa. Menuju Curug Paraga memang tidak mudah dan membutuhkan waktu setidaknya 3 jam dari Kota Tasikmalaya dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.

AYO BACA : Objek Wisata Citiis Suguhkan Keindahan Alam Pegunungan

Dari kantor Kecamatan Salopa, perjalanan selanjutnya menuju Desa Mandalahayu yang berjarak lebih dari 4 Km. dari Desa itu, perjalanan selanjutnya hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki sejauh lebih kurang 3 Km menyusuri area persawahan, pemukiman dan perbukitan. Namun, lelahnya perjalanan akan terpuaskan dengan pemandangan, keindahan dan hijaunya air curug paraga.

“Luar biasa indah, setelah kita berkeringat dengan lelahnya perjalanan seketika hilang melihat keindahan curug," papar Irna (30) warga Kecamatan Singaparna, Minggu (29/9/2019).

AYO BACA : Mengenal Empat Wisata Alam Di Kota Tasikmalaya yang Luput dari Sorotan

Curug Paraga menawarkan keindahan alam yang sangat indah. Dilokasi curug, kita juga bisa bermain air karena saat kemarau, air tidak terlalu deras. Selain kesejukan air khas aliran sungai, Curug paraga juga menawarkan keindahan alam bebatuan yang tertata rapi. Tidak sedikit, yang menjadikan curug paraga sebagai tempat berswa foto para pangunjung.

“Untung airnya tidak terlalu deras, jadi aman buat berenang. Ini juga bebatuannya enak untuk dilihat kelihatan indah dan tertata rapi hasil dari alam," tambah Irna.

Curug paraga ini diakui Nana Suryana (38) warga sekitar belum banyak masyarakat yang mengunjungi. Hanya beberapa wisatawan yang datang dari seputaran Kecamatan Salopa. Makanya, untuk mengunjungi curug Paraga ini tidak dipungut biaya karena belum dimanfaatkan oleh pemerintah baik Desa maupun Kabupaten.

“Karena belum mendapatkan sentuhan dan dikelola dengan baik, akses jalan menuju lokasi curug agak sulit. Kebersihan di lokasi curug juga masih belum terjaga dengan adanya sampah meskipun tidak banyak, sampah sampah ini mungkin terbawa aliran sungai,” tambah Nana.

AYO BACA : Sungai Cicondong, Destinasi Baru Wisata Alam di Kabupaten Tasik

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar