Yamaha

4.023 Hektare Persawahan Kabupaten Tasikmalaya Menyusut

  Kamis, 10 Oktober 2019   Irpan Wahab Muslim
Area persawahan di samping komplek Setda Kabupaten Tasikmalaya Jalan Bojongkoneng, Kecamatan Singaparna. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Berdasarkan catatan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya luas lahan persawahan di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 51.399 hektare. Jumlah itu berdasarkan data hasil Survei Pertanian (SP) lahan bersama Badan Pusat Statistik tahun 2018.

Area persawahan paling luas berada di Kecamatan Cigalontang dengan 3.049 hektare, Cikalong 2.475 hektare, dan Cipatujah 2.150 hektare.

Sementara dari tahun ke tahun jumlah luas persawahan yang menyusut seluas 4.023 hektare atau 8,49%. Jumlah ini, merupakan akumulasi dari penyusutan luas lahan di 39 kecamatan.

Kabid Tanaman Pangan Heti Heryati mengatakan, penyusutan luas persawahan di Kabupaten Tasikmalaya bisa disebabkan beberapa faktor. Di antaranya alih fungsi lahan menjadi permukiman, pembangunan sarana bisnis, gudang, serta bencana alam.

"Jadi jumlah 4.023 itu berdasarkan citra satelit yang kita terima dari Badan Pertanahan Nasional. Pemotretan dilakukan pada tahun 2018 lalu," papar Heti, Kamis (10/10/2019).

Semakin menyusutnya luas persawahan, kata Heti, akan berpengaruh pada tingkat produksi. Tahun 2019 lalu, target gabah mencapai 900 ribu ton hampir tidak tercapai karena penyusutam area persawahan.

"Kemungkinan akan berkurang produksi berat kita, karena selama ini pembukaan sawah baru masih terbatas dan tidak sebanding dengan penyusutan," kata Heti.

Heti pun menyambut baik usulan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tentang keharusan pemerintah daerah mempunyai Perda Sawah Abadi, agar luasan tanah tetap terjaga. Terlebih nantinya, paska Tol Bandung-Tasikmalaya-Cilacap (Batik Cap) sudah jadi, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya akan meningkat.

"Dampaknya apa? Pabrik-pabrik berdiri di area persawahan dan ini akan semakin menyusut," pungkas Heti.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar