Yamaha Aerox

Tingkat Kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Tasik Rendah

  Selasa, 05 November 2019   Irpan Wahab Muslim
Ruang pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Berdasarkan catatan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Tasikmalaya, dari jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 1,7 juta jiwa, sekitar 64% di antaranya sudah tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Namun angka itu membuat Kabupaten Tasikmalaya terkategorikan sebagai daerah yang paling rendah dari sisi kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayah Jawa Barat.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Erdiansyah menuturkan, rendahnya jumlah kepesertaan ini didasari oleh masih lemahnya kesadaran terkait manfaat ikut dalam kepesertaan BPJS Kesehatan di masyarakat.

"Ini menjadi tantangan kami, untuk terus berupaya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya ikut dalam kepesertaan BPJS," kata Erdiansyah, Selasa (5/11/2019).

AYO BACA: Merasa Berat, Peserta BPJS Kesehatan di Tasik Pindah Kelas

AYO BACA: 25 Ribu Pemegang BPJS Kesehatan PBI di Kabupaten Tasik Nonaktif

AYO BACA: BPJS Kesehatan Naik? Ini Cara Turun Kelas Kepesertaan

Selain dituntut untuk terus mengampanyekan manfaat keikutsertaan BPJS, kata Erdiansyah, pihaknya juga direpotkan dengan jumlah piutang kepesertaan BPJS Kesehatan yang mencapai angka Rp25 miliar. Piutang itu muncul karena banyak masyarakat yang tidak melakukan iuran setiap bulan karena berbagai alasan.

Piutang itu, lanjut Erdiansyah, untuk kelas 1 sebanyak Rp12 miliar, kelas 2 sebanyak Rp13 miliar dan kelas 3 sebanyak Rp3 miliar.

"Kita berharap, masyarakat atau peserta BPJS untuk selalu membayar iuran tiap bulan. Karena jika tidak, keanggotaan otomatis akan dinonaktifkan serta munculnya tunggakan tadi," ucapnya.

AYO BACA: Per 1 Januari 2020, Tarif BPJS Kesehatan Naik

AYO BACA: Tarif BPJS Kesehatan Naik Pengaruhi Daya Beli Masyarakat?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar