Yamaha Aerox

Ribuan Kades Tuntut Percepatan Pencairan DD dan ADD

  Rabu, 06 November 2019   Irpan Wahab Muslim
Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tasikmalaya mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/11/2019). (ayotasik/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Ribuan aparatur desa se-Kabupaten Tasikmalaya yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tasikmalaya mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/11/2019).

Mereka membawa beberapa aspirasi, salah satunya yakni mempertanyakan belum turunnya Dana Desa (DD) tahap 3 tahun 2019 dan Alokasi Dana Desa (ADD). Akibatnya, desa tidak bjsa melakukan pembangunan dan keterlambatan dalam penggajian.

"Kita terpaksa menggunakan dana talang, untuk pembangunan dan penggajian. Kalau tidak begitu, kita keteteran, " kata Ketua Apdesi Kabupaten Tasikmalaya Panji Permana.

Panji menambahkan, sebagian besar desa yang sudah menyerap  Dana Desa (DD) tahap II, sedikit banyak terbantu untuk menopang jalannya roda pemerintahan di desa. Dan di bulan Oktober ini sudah masuk ke DD tahap III. Tetapi bagi sebagian kecil desa, ada yang belum bisa menyerap DD dari kas daerah.

"Tercatat ada 53 desa yang belum menyerap DD tahap II. Dalam kondisi mandegnya anggaran seperti saat ini, tentu saja bisa mengganggu kelancaran kerja pemerintahan desa sebagai ujung tombak pembangunan Kabupaten Tasikmalaya," kata Panji.

Ditambahkan Panji, akibat masih ada beberapa desa yang belum menyerap DD tahap II itu, maka resikonya adalah DD tahap III belum  bisa diserap. Padahal bulan Oktober lalu seharusnya sudah bisa di serap.

"Laporan administrasi DD tahap II itu kan harus menyeluruh alias tidak bisa parsial per satu desa dan di Kabupaten Tasikmalaya ini ada  351 desa. Jika laporannya yang dikirim oleh Pemkab ke pusat belum lengkap 351 desa, maka  pusat juga tidak akan menurunkan anggaran untuk DD tahap III," ucap Panji.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar