Yamaha Aerox

Warga Diberi Pelatihan Kelola Sampah

  Rabu, 06 November 2019   Irpan Wahab Muslim
Sejumlah warga Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengikuti pelatihan pengembangan bank sampah dan pemberian materi seputar tata cara pengolahan sampah plastik dengan metode ecobrick di aula kantor desa, Rabu (6/11/2019). (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

KADIPATEN, AYOTASIK.COM -- Sejumlah warga Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengikuti pelatihan pengembangan bank sampah dan pemberian materi seputar tata cara pengolahan sampah plastik dengan metode ecobrick di aula kantor desa, Rabu (6/11/2019).

"Jadi ecobrick ini sedang kita masifkan dalam rangka pengurangan sampah plastik khususnya di Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten," kata Fasilitator Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Karom.

Karom menambahkan, ecobrick merupakan bahan pengganti batu bata yang dibuat dari botol plastik. Botol plastik tersebut kemudian dimasukan sampah plastik dan dilakukan pemadatan.

Metode ecobrick ini, ujar Karom, merupakan metode terakhir dalam pemanfaatan limbah plastik. Ketika sampah plastik tidak dapat diolah kembali menjadi barang lain seperti kerajinan tas maupun kerajinan yang lainnya, ecobrick dapat menjadi solusi.

“Melalui pelatihan ecobrick ini ingin menyadarkan masyarakat akan bahaya sampah plastik bagi lingkungan. Masyarakat saat ini dituntut untuk mengelola sampah dengan bijaksana mengingat keadaan lingkungan yang semakin memburuk,“ tambahnya.

Pengelolaan tersebut, mulai dari pemilahan sampah organik dan non-organik, mengurangi penggunaan sampah plastik, dan memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna seperti ecobrick maupun metode lainnya yang efisien.

"Saya memiliki target untuk mengurangi jumlah timbunan sampah plastik yang sampai ke TPA yakni mencegah sampah yang dihasilkan sampai ke TPA, dengan cara mengurangi dari sumbernya," ucapnya.

Salah satu warga, Edi Yulianto (46) mengungkapkan, pelatihan ecobrick ini bisa menjadi ilmu baru bagi masyarakat dan menjadi suatu terobosan untuk menyelesaikan permasalahan sampah.

"Dengan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah yang ada di lingkungan masyarakat," kata dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar