Yamaha Aerox

Polres Tasik Bekuk Komplotan Pengedar Obat Terlarang

  Sabtu, 30 November 2019   Irpan Wahab Muslim
Polres Tasik Bekuk Komplotan Pengedar Obat Terlarang

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM -- Ibu rumah tangga berisinial Rat (35) warga Kampung Saladah Desa Cisaruni Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya terpaksa harus berurusan dengan penyidik Polres Tasikmalaya karena diduga mengedarkan pil hexymer. Bukan hanya Rat, tiga pengedar obat-obatan terlarang itu pun turut diamankan petugas.

Dari tangan Rat ini, petugas menyita barang bukti berupa 997 butir hexymer 2 miligram dan uang sebesar Rp200.000

Sedangkan tiga pelaku lainnya, masing-masing Rah (20) dan Kik (20) warga Sentral Desa Cikunten Kecamatan Singaparna, RIF (25) warga Kampung Rancamaya Desa Cikunten  Kecamatan Singaparna. Sedangkan satu orang pelaku lainnya, AD masih dalam pengejaran petugas.

"Dari ketiga pelaku kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 2.250 butir hexymer 2 miligram, satu lembar obat psikotropika jenis riklona clonazepam 2 miligram berisi 5 butir dan beberapa unit handphone yang diduga digunakan para pelaku untuk memesan dan mengedarkan obat keras tersebut. Sehingga total hexymer yang berhasil disita sebanyak 3.247 butir," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra, Sabtu (30/11/2019).

Dari keterangan para pelaku, obat tersebut dipesan secara online dari wilayah Jakarta dan dikirim ke Tasikmalaya melalui perusahaan jasa pengiriman.

"Mereka semua pengedar. Obat dijual dengan harga Rp5.000 per butir dan sasarannya rata-rata para pelajar tingkat SMP, SMA serta remaja lainnya di wilayah Tasikmalaya," ujarnya.

Para pelaku, lanjut Dony, dijerat dengan pasal 196 juncto pasal 198 UU RI nomor 36/2009 tentang kesehatan juncto pasal 55 KUH Pidana dan pasal 60 ayat 3 UU RI Nomor 5/1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman lima tahun penjara.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar