Yamaha Aerox

Buruh Nilai Terdapat Poin Mengganjal Dalam SK UMK yang Diterbitkan Gubernur

  Senin, 02 Desember 2019   Faqih Rohman
Ribuan buruh Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (2/12/2019). (Ayobandung.com/Faqih Rohman)

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Ribuan buruh Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (2/12/2019). Sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan buruh mereka suarakan.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di lapangan, para buruh mulai berdatangan sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka datang membawa sejumlah poster dan spanduk tuntutan.

Dalam orasinya, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto menyebutkan aksi ini diikuti oleh ribuan buruh yang berasal dari 15 serikat buruh di Jawa Barat.

"Dalam SK yang telah ditertibkan pada tanggal 1 Desember, terdapat poin yang mengganjal di poin 7 Huruf D. Hanya satu poin yang minta kami hapuskan," ujarnya.

Selain poin tadi, kata dia, buruh meminta Gubernur Jawa Barat untuk membuat surat edaran untuk setiap wali kota maupun bupati terkait penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Selain itu mereka memintaPP 78 tahun 2015 dicabut karena dinilai merugikan kaum buruh.

"Tolak PP 78 tahun 2018, dan itu harus di cabut," tutur Roy.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar