Yamaha Aerox

Anggaran Minim, KPU Minta Parpol Ikut Andil Tingkatkan Partisipasi Pemilih

  Senin, 02 Desember 2019   Irpan Wahab Muslim
Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Jamaludin. (ayotasik/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – KPU Kabupaten Tasikmalaya mengharapkan Partai Politik (Parpol) peserta pemilukada 2020 ikut andil dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Hal ini akibat terbenturnya anggaran yang disediakan Pemkab Tasikmalaya hanya sebesar Rp57 miliar. Anggaran minim dipredikasi membuat sosialisasi Pilkada 2020 tak maksimal.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Jamaludin menuturkan, dengan anggaran sebesar itu, KPU akan menggelar Pilkada secara minimalis. Salah satunya tidak akan membuat spanduk atau baligo calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Karena 52 persen anggaran yang kita terima itu dipakai untuk honor badan adhock. Jadi untuk anggaran sosialisasi kita sangat terbatas, “ papar Zamzam Jamludin, Senin (2/12/2019).

AYO BACA : Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Petakan Kerawanan Pilkada

Karena sosialisasi terbatas, kata Zamzam, dikhawatirkan akan berpengaruh pada tingkat partisipasi pemilih. Zamzam menuturkan, untuk partipasi pemilih setiap kali pemilu selalu meningkat. Pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2015, jumlah partisipasi pemilih diangka 62 persen. Angka ini naik pada Pemilihan Gubernur pada tahun 2018 mencapai 68 Persen dan terakhir pada Pileg dan Pilpres mencapai 72 persen.

“Nah dengan saat ini anggaran sosialisasi yang kurang kita pesimis, untuk itu kami meminta atau mengharapkan Parpol dan elemen lainnya ikut mensosiliasikan Pilkada nanti," papar Zamzam.

Selain menggelar sosialisasi secara minimalir, lanjut Zamzam, pihaknya juga sedang berusaha untuk mencari tambahan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena berdasarkan perhitungan ideal, kebutuhan anggaran Pilkada Kabupaten Tasikmalaya mencapai Rp68 miliar.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar